Bagaimana Cara Mengetahui Gejala Stroke?

0
49

.Stroke bisa menyerang kapan saja dan kepada siapa saja. Lakukan “FAST” untuk mengetahuinya. Stroke memang menyerang usia 65 tahun ke atas pada umumnya, namun tidak menutup kemungkinan Anda yang masih berusia 30 tahunan juga terserang stroke.

Risiko terkena stroke semakin meningkat jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes dan juga gaya hidup tidak sehat. Gaya hidup tidak sehat ini juga termasuk kehidupan yang penuh stres dan tidak damai.

Untuk stroke yang berat, pemulihannya memakan waktu bertahun-tahun dan belum tentu bisa pulih seperti semula. Tentu hal ini akan mengubah seluruh kehidupan Anda. Namun jika gejala stroke diatasi segera setelah terdeteksi, stroke bisa dicegah dan tidak berdampak fatal. Lalu bagaimana cara mengetahui gejala stroke?

Stroke Association memopulerkan FAST, checklist praktis untuk menguji apakah kita terkena gejala stroke. FAST adalah singkatan dari Facial or Arm weakness, or Speech problems Test. Inilah yang perlu Anda fokuskan ketika ingin mengetahui seseorang terkena gejala stroke atau tidak, yaitu kemampuan menggerakkan ekspresi muka (face), menggerakkan lengan (arm) dan kesulitan berbicara (speech).

Biasanya gejala awal ditandai dengan seseorang kehilangan keseimbangan atau terjatuh. Mintalah orang tersebut untuk mengangkat kedua lengannya ke atas dan minta dia untuk tersenyum lebar atau mengernyitkan dahi.

Selanjutnya ajukan pertanyaan untuk melihat apakah orang tersebut mengalami kesulitan bicara seperti cedal atau suara mendadak tidak jelas sedang berbicara apa. Jika ini yang terjadi, segera larikan orang tersebut ke rumah sakit meskipun dia terlihat baik-baik saja. Toleransi hanya selama 3 jam setelah gejala stroke terjadi, lebih dari itu stroke akan menyerang orang tersebut.

Jangan sampai Anda kalah cepat dengan stroke! Cegah, sebelum stroke datang menyerang.

(berbagai sumber)

SHARE