Sakura Mekar di Kamakura

0
41

.Maret adalah bulan yang populer untuk melakukan perjalanan dan menikmati musim semi. Udara yang segar, cuaca yang hangat dan matahari yang tak terlalu terik sinarnya adalah obat mujarab setelah melewati dinginnya musim penghujan, atau musim dingin di belahan bumi lainnya. Meskipun mungkin Anda akan mengernyitkan dahi untuk menyebut Jepang sebagai destinasi wisata terbaik di bulan ketiga tahun ini, namun memang begitulah adanya.

Meskipun tradisi hanami, atau melihat bunga sakura mekar, adalah salah satu kebiasaan tertua bangsa Jepang yang paling dirayakan dan telah menjadi sebuah perayaan kelas dunia yang membentang dari Vancouver, Washington DC, hingga Korea, namun tak ada yang bisa menandingi sensasi ber-hanami di tempat aslinya.

Kegiatan berbau botani penyambut musim semi ini konon telah dirayakan sejak tahun 700-an dan diwarnai dengan kegiatan suka ria berhiaskan sake, haiku, dan musik. Di zaman modern seperti sekarang ini, tempat-tempat yang jauh seperti di Kopenhagen dan Vancouver, Anda dapat menikmati tradisi adaptasi ini dalam balutan suasana yang lebih meriah, seperti penyelenggaraan parade, kontes, dan pertunjukan kembang api.

Konsep tentang hanami adalah sebuah konsep tentang waktu di musim semi. Perjalanan mekarnya si sakura, atau pohon ceri, cenderung berumur pendek, biasanya hanya satu sampai dua minggu dari mulai kuncup pertama (kaika) hingga mekar penuh (mankai). Namun keindahan dan sensasinya dapat bertahan lebih lama dalam bentuk berupa guguran kelopak bunga yang berkibar dan mengisi udara dengan penuh romansa, hingga akhirnya jatuh ke tanah.

Salah satu lokasi terbaik untuk menikmati romantika Jepang dalam balutan warna pink kelopak bunga sakura adalah dengan mengunjungi kota Kamakura di Prefektur Kanagawa, sekitar 50 kilometer dari Tokyo. Kota yang termasyhur karena sejarah shogun dan patung Buddha Daibutsu (dibangun sekitar tahun 1252 Masehi) ini juga menjadi salah satu lokasi perayaan mekarnya bunga sakura terbaik di dunia, yang untuk tahun ini berlangsung mulai tanggal 29 Maret, dan puncak keindahannya dapat dinikmati antara tanggal 4 hingga 14 April nanti.

Di Kamakura, Anda dapat menyusuri sebuah jalan setapak yang dipagari oleh deretan pohon sakura yang begitu banyak hingga hampir membentuk langit-langit bunga di atas kepala Anda. Jalan indah penuh pesona ini dimulai dari stasiun Kamakura dan akan berakhir di kuil Kotoku-in, pemilik patung The Great Buddha of Kamakura.

(Berbagai sumber)

SHARE