Ganti Obat dengan Madu

0
26

.Penggunaan madu sebagai obat penyembuh luka sudah dilakukan sejak ribuan tahun yang lalu pada zaman Mesir kuno. Bahkan pada masa perang dunia pertama dan kedua, madu dijadikan sebagai obat penyembuh luka.

Keampuhan madu sebagai penyembuh berbagai penyakit termasuk luka telah banyak dibuktikan oleh para peneliti. Di Inggris, sebuah studi pada tahun 1988 telah menemukan khasiat madu sebagai obat luka, bisul maupun borok yang tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik.

Menurut profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public Health, Wisconsin, madu bisa membunuh bakteri karena sifat asamnya. Selain itu madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotik.

Untuk luka luar seperti goresan atau terbakar, madu berfungsi sebagai anti bakteri, yang mampu membersihkan luka dan mencegah terjadinya infeksi. Demikian hasil analisis dari puluhan penelitian yang dilakukan periset di Selandia Baru.

Salah satu hasil penemuannya memperlihatkan luka bakar yang diolesi madu bisa sembuh dalam 11 hari, lebih cepat 4 hari dibandingkan jika tidak memakai madu. Madu juga mengurangi kemungkinan luka membengkak serta bernanah dan munculnya bekas parut di kulit, yang tentu akan mengganggu penampilan.

Gunakan madu Manuka dari Selandia Baru atau madu lokal untuk mengobati luka. Lebih baik hindari madu komersial atau yang bermerek karena khasiat anti bakterinya cenderung berkurang akibat proses produksi yang melalui pemanasan. Untuk memperoleh hasil tercepat, tuang madu di kain kasa steril, lalu oleskan ke luka. Ganti balutannya setiap 24 jam.

(berbagai sumber)

SHARE