Melatih Si Kecil Bermain Bersama

0
34

.Bermain lebih dari sekedar sebuah permainan bagi si kecil. Dengan bermain, buah hati akan belajar mengeksplorasi, berintegrasi, dan ‘menguasai’ dunia di sekitarnya. Menurut psikolog perkembangan manusia, Jean Piaget, bermain adalah suatu bentuk ‘pekerjaan’ dan pembelajaran yang ‘harus’ dilakukan anak.

Seiring perkembangan dan pertumbuhan kedewasaannya, si kecil juga akan mengalami kemajuan dalam memainkan permainan sederhana seperti ‘cilukba’ dengan permainan yang lebih kompleks dan sulit, yakni permainan di komputer.

Menginjak usia tahun ketiga, anak mulai mencari ‘teman’ saat bermain. Tunggu dulu, teman ini bukan untuk diajaknya bermain bersama, namun hanya untuk menemaninya bermain di sebelahnya. Anak sudah mulai menginginkan kehadiran orang lain dalam aktifitasnya, namun belum menginginkan orang tersebut terlibat di dalam aktifitasnya.

Ia akan bermain rumah-rumahan seorang diri, sedang teman di sebelahnya akan bermain boneka seorang diri. Si kecil melakukan ini karena pada dasarnya ia belum memiliki kemampuan untuk sanggup ‘bermain bersama’ atau bisa disebut ‘kerjasama’. Ia hanya akan merepon suatu arahan (perintah) dan mengerti konsep ‘bergantian’ atau ‘bergiliran’.

Saatnya membantunya! Anda harus bisa membantunya belajar mengembangkan kemampuan anak untuk bekerjasama. Mulailah dengan mengajaknya bermain bersama anak lain. Caranya, lempar bola bergantian ke anak Anda dan ke anak lain. Lakukan berulang. Bisa juga dengan meminta anak yang lebih besar (lebih tua) untuk bermain bersama si kecil. Anak yang lebih tua akan mengajarkannya cara bekerjasama dengan baik saat bermain bersama.

Siapa bilang bermain tidak penting? Bermain adalah satu-satunya ‘alat pembelajaran’ bagi si kecil.

(Berbagai sumber)

SHARE