Seni Tukar Menukar Rumah

0
63

.Dalam film komedi romantis The Holiday, dikisahkan Cameron Diaz dan Kate Winslet adalah dua orang asing yang terpisah oleh jarak antara Inggris dan Los Angeles, namun pada akhirnya setuju untuk saling bertukar kepemilikan rumah untuk sementara waktu. Jika selepas menonton film tersebut Anda memimpikan untuk bisa membintangi drama bertema pertukaran rumah, kini imajinasi tersebut dapat dengan cepat terealisasi.

Berkenalanlah dengan konsep home swap, salah satu sensasi terpanas dalam trend wisata akhir-akhir ini. Konsep ini menawarkan sebuah kesempatan bagi para pemilik rumah untuk bisa saling memaksimalkan liburan mereka dengan menjalani sebuah proses pertukaran yang penuh gaya, yang terbentang dari berbagai pilihan, dari kabin ski di Pegunungan Rocky hingga rumah berhiaskan matahari di Karibia.

Dari sebuah survei yang melibatkan 2.000 wisatawan  Inggris, sebanyak 51% mengatakan bahwa mereka mulai memikirkan konsep pertukaran rumah sebagai salah satu sarana untuk menikmati liburan berikutnya. Tiga tempat utama yang menjadi incaran mereka untuk melakukan aksi pertukaran rumah ini adalah Spanyol dan Italia (berimbang, sekitar 15%) dan disusul dengan Perancis (sebesar 12%).

Dalam kamus pertukaran rumah, kemewahan isi dan penampakan rumah bukanlah segala-galanya, karena kemewahan dalam segi lokasi juga sama pentingnya dengan ukuran dan perabotan. Untuk menghindari perasaan was-was dan sesuatu yang tidak diinginkan, para swapper ini dianjurkan untuk menggunakan website terkemuka yang tentu saja mengindikasikan proses pertukaran yang tidak menjadi beban dan pikiran. Salah satu yang sedang booming saat ini adalah Luxe Home Swap yang pertahunnya hanya memungut biaya keanggotaan sebesar US $159 dan koleksi tukar rumah yang menawan, terbentang dari Eropa, Timur Tengah, Afrika, UK dan Irlandia, Asia Pasifik, dan tentu saja Amerika. Tengoklah beberapa koleksinya di galeri foto ini.

(Berbagai sumber)

SHARE