Beginilah Makanan Sehat Bekerja Dalam Tubuh

0
23

.Sudah banyak penelitian menjabarkan, nutrisi yang ada dalam makanan dapat memperlambat terjadinya proses penuaan. Sebab ketika kita mengaplikasikan pola makan yang sehat, maka tubuh akan bekerja dengan cepat memperbaiki sel-sel tubuh yang dirusak oleh radikal bebas.

Tapi tidak semua makanan bekerja dengan cepat, ucap Tamas Horvath, PhD, neurobiologist Yale Unviersity. Sebab nutrisi dalam makanan bukan seperti pil yang langsung bereaksi sesaat setelah dikunyah.  Untuk itu akan dipaparkan bagaimana makanan diproses dalam tubuh, lengkap dengan waktu yang diperlukan agar semua manfaat nutrisi dapat dinikmati dengan optimal.

Dalam sejam, kita dapat…
Melawan stres dengan mengonsumsi sumber makanan yang kaya akan vitamin B6. Sebab beberapa penelitian membuktikan, kekurangan vitamin B6 akan menimbulkan tidak hanya stres tapi juga kegelisahan. Dan perempuan cenderung lebih cepat kekuarangan vitamin B6 seiring dengan pertambahan usia mereka.
“Sebab vitamin B6 bekerja dengan cepat untuk memfasilitasi neurotransmiter dalam otak untuk mengeluarkan dopamin, hormon pemberi rasa senang dan tenang,” Hanjo Hellmann, PhD., ahli biologi pertanaman Washington State University memaparkan.

Sumber makanan yang kaya akan vitamin B6 adalah kentang, pisang, daging, dan ayam. Sesaat kita mengunyah makanan-makanan tersebut, vitamin B6 langsung didistribusi ke seluruh tubuh. Hanya saja vitamin ini butuh “pendamping” agar pembentukannya maksimal, yaitu vitamin B1 dan B2.

Mencegah pembentuk sel kanker. Selain vitaminB6 yang hanya butuh waktu kurang dari sejam untuk diserap, antioksidan juga memiliki kelebihan yang sama. Maka sesaat setelah diserap dan dialirkan oleh tubuh, antioksidan langsung mencari radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit termasuk kanker. Hanya saja cara kerja yang cepat ini membuat antioksidan tidak bisa bertahan lama di dalam tubuh.

Itu artinya, kita harus mengonsumsinya secara berkelanjutan dengan cara  makan banyak buah serta sayur. Plus kita tidak boleh fanatik pada satu jenis buah atau sayur saja, karena kunci suksesnya adalah membuatnya bervariasi.

Dalam satu minggu kita dapat?
Mengembalikan tekanan darah pada level normal. Punya masalah dengan tekanan darah tinggi? Jadikan potasium sebagai solusinya, sebab zat ini sudah efektif terbukti mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Dari pada mengonsumsi suplemen yang konon hanya berisi potasium, lebih baik makan kentang, alpukat, dan posing. Ketiga makanan ini akan membantu tubuh mendapatkan suplai potasium tanpa efek samping apapun.

Sebuah penelitian yang melibatkan orang dengan tekanan darah tinggi, diminta untuk mengonsumsi 3.754 mg potasium per hari. Hasilnya, hanya butuh waktu seminggu untuk menurunkan tekanan darah mereka. “Jika ginjal kita tidak bermasalah, potasium akan diserap dan dieksersi dari tubuh hanya dalam waktu satu jam!” ungkap Christine Gerbstadt, MD, RD, dari American Dietetic Association.

Dalam 5 minggu kita dapat?
Memaksimalkan kerja otak. Sebuah penelitian di Australia membuktikan, asam folat akan mengasah otak selama 35 hari! Berdasarkan Journal of Nutrition, para perempuan yang dijadikan sebagai responden dalam penelitian itu menunjukkan peningkatan kerja otak setelah mengonsumsi asam folat 750 mcg setiap hari. Takaran itu sama dengan secangkir bayam dan secangkir kacang lentil (sejenis kacang polong) yang telah dimasak.

Dalam 2 bulan kita dapat?
Menjaga kesehatan jantung. Memakan omega 3 dapat menyelamatkan kita dari serangan jantung. Tidak hanya itu, lemak baik ini juga membuat kulit kita lebih halus dan menjaga mood kita tetap pada level yang stabil. Hanya saja kita baru dapat menikmatinya ketika dengan konstan mengonsumsi omega 3, kira-kira sampai kadarnya dalam tubuh mencapai level maksimal. Jika kita mengalami gangguan jantung ringan, cobalah makan ikan yang kaya akan omega 3 setidaknya 200-300 gram selama seminggu. “Rasakan manfaatnya setelah 4-8 minggu kemudian,” ucap Susan Raatz, PhD, RD, associated professor dari University of Minnesota.

Dalam setahun kita dapat?
“Mencerahkan” mata. North Chicago VA Medical Center mengungkapkan, pasien lanjut usia yang mengalami penyakit degeneratif di matanya mengalami perbaikan fungsi mata setelah mengonsumsi 12 mg lutein setiap hari selama setahun. Lutein adalah pigmen yang ada di dalam mata yang dapat dengan mudah dijumpai pada sayur-sayuran berwarna hijau.

Menguatkan tulang. Vitamin D akan membantu tubuh kita menyerap kalsium yang dibutuhkan tulang untuk menguatkan diri. Dan penelitian yang dilakukan JAMA menyimpulkan, konsumsi 700-800 IU vitamin D yang dikombinasikan dengan kalsium, bisa menekan risiko patah tulang hingga 26 persen setelah dua tahun. Vitamin D banyak ditemukan di sereal, ikan, telur, dan susu.

Semakin mencintai makan sehat kan?! Ayo jangan suka makan sembarangan lagi.

(berbagai sumber)

SHARE