Brian May Tolak Pembantaian Luwak

0
66

.Brian May melakukan kampanye untuk melindungi Luwak. Gitaris band Queen ini menolak pendapat yang dinyatakan oleh salah satu menteri negara Wales yang menyatakan bahwa sejumlah hewan di salah satu area di Wales terbukti secara ilmiah membawa virus TBC yang berbahaya bagi manusia. Kemarin Brian May berangkat menuju kota Cardiff untuk menghadiri sebuah debat dan juga pemungutan suara.

I am prepared to fight this all the way,” ungkap May yakin kepada BBC Wales. Brian May menganggap keputusan Elin Jones sebagai salah satu menteri negara Wales itu merupakan suatu kegilaan dan penghinaan terhadap sistem hukum yang terdapat di negara Wales, “This is a pointless piece of lunacy and it baffles me that the legal experts in this country can come down against Elin Jones on three separate counts and she can still go ahead just months later. It makes a mockery of Welsh law in my opinion“.

Gitaris kelahiran London ini juga menganggap bahwa kasus penularan TBC melalui Luwak sudah menurun selama dua tahun terakhir. Dia juga menganggap bahwa pembantaian yang akan dilakukan untuk membunuh para Luwak tidak akan membuktikan apa-apa dan hanya akan membuat turis takut datang ke Wales. “The slaughter of badgers cannot prove anything and I don’t think people will want to visit a place that is splattered with the blood of animals,” ungkap May.

Brian May menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk melenyapkan virus TBC yang terkandung dalam hewan adalah dengan screening, pemberian vaksin dan kontrol kepada hewan ternak. Hal yang berbeda disampaikan oleh Stephen James, rekan satu partai dari Elin Jones yang menyatakan bahwa vaksinasi hanya mencegah bukan mengobati TBC pada hewan dan ada sebuah korelasi yang signifikan atas populasi Luwak di area IAA.

(berbagai sumber)

SHARE