Gelora Gadis Skandinavia di Panggung Amerika

0
48

.Tahun lalu, dan lebih-lebih saat ini, Amerika tergila-gila dengan potensi dan harmonisasi Denmark dan Swedia, dua negara yang mendominasi percaturan musik Skandinavia. Dan sepertinya Amerika akan benar-benar dibuat gila.

1. Robyn
Pada tahun 1998, Robin Miriam Carlsson hijrah dari Swedia ke Amerika dan memeriahkan tangga lagu dunia dengan smash single “Show Me Love”. Namun pada tahun 1999 Britney Spears hadir dengan seragam sekolah dan single “… Baby One More Time”-nya dan secara otomatis seolah menenggelamkan Robyn dari radar musik. Lebih dari satu dekade kemudian, Robyn kembali muncul ke permukaan untuk melakukan balas dendam melalui melodi disko yang berkilauan.

Bermula dari single disko-mellow “With Every Heartbeat”,yang diproduseri oleh Kleerup di tahun 2007 dan menjadi soundtrack sempurna untuk menenggelamkan diri di lantai dansa, Robyn menyeruak, mendominasi panggung tangga lagu dunia dan mengukuhkan dirinya sebagai si ratu dansa. Dan sejak saat itu aksinya seolah tak terbendung lagi.

Dalam sebuah pesta koktail untuk para sosialita Manhattan di Blair Waldorf, Robyn menyanyikan Hang With Me (salah satu anthem dari trilogi album Body Talk)untuk salah satu episode Gossip Girl. Body Talk adalah tiga buah monster yang dirilis di tahun 2010 dan berhiaskan rangkaian single enerjik, dibangun dari linangan synthesizer dan berfungsi seperti obat antiseptik untuk menenangkan luka cinta. Album favorit MTV, Billboard, Spin dan Rolling Stone ini juga mendapat nominasi Grammy untuk kategori Best Dance Recording.

2. Lykke Li
Sejak menawarkan pesona umur 21 tahunnya melalui single “Little Bit” di tahun 2007, banyak yang bilang bahwa biduanita Swedia ini merupakan salah satu rahmat bagi industri (dan penikmat) musik di tahun 2011 ini. Tentu saja keberhasilannya akan sangat bergantung pada Wounded Rhymes, album kedua yang sangat mempesona, yang mengubah patah hati menjadi sebuah atraksi yang memabukkan.

Masa tiga tahun dan sebuah patah hati adalah cerita di balik produksi album kedua Lykke Li. Gadis Pisces yang gelisah ini, yang juga menyukai sosok Holly Golightly dalam Breakfast at Tiffany’s, menawarkan banyak sekali petikan gitar yang ringan, suara yang memilukan, serta aura cinta tak berbalas yang tak akan jenuh Anda nikmati, seperti I Follow Rivers, I Know A Place, dan tentu saja Love Out Of Lust.

3. Oh Land
Semenjak hajatan SXSW di Austin pertengahan Maret kemarin, hampir semua orang sibuk men-tweet tentang aksi panggung Oh Land, penyanyi Denmark yang secara mengejutkan mampu mempesona publik Amerika namun ternyata bukan nama besar di negeri asalnya.

Berkat sebuah video yang baru saja melewati angka 7 juta tampilan di You Tube, penyanyi dan musisi bernama asli Nanna Oland Fabricius ini berhasil menarik minat Epic Records dan menjadikan single “Sun of a Gun” sebagai anthem semua orang, termasuk David Letterman.

Kini mantan siswi Royal Swedish Ballet dan the Royal Danish Ballet ini sedang menikmati harinya di Amerika, termasuk sebuah rumah di New York dan jadwal tur di Amerika Utara. Sebagai rekomendasi, nikmati adiksi Oh Land dalam single Helicopter, We Turn It Up, dan favorit Ghiboo, White Nights.

4. Aqua
Ingat single “Barbie Girl?” Tentu saja Anda ingat. Single Eurodance yang luar biasa catchy itu nyaris bergaung di mana-mana, hampir di seluruh dunia pada akhir tahun 90-an setelah berhasil menjadi hit di Top 20 Amerika.

Sebuah catatan yang serius (seserius single “Turn Back Time” yang menghiasi film Sliding Doors) mencuat setelah mereka merilis “How R U Doin”, single electro-au courant pop terbaru yang masih menampilkan suara kekanak-kanakan Lene Nystr’m. Salah satu barang import paling memuaskan dari Denmark ini juga mengumumkan proyek album baru yang akan dirilis bulan Juni nanti, yang kemungkinan besar akan menjadi kejutan di tahun 2011 ini.

(Berbagai sumber)

SHARE