Kehidupan Elizabeth Taylor Selalu 'Berbunga-Bunga'

0
132

.Elizabeth Taylor baru saja meninggal 23 Maret 2011 akibat gagal jantung. Aktris tersebut sudah tidak akan lagi bisa kita lihat karyanya. Satu hal yang mungkin tak akan pernah dilupakan oleh orang, berkaitan dengan Taylor, apalagi kalau bukan kehidupan pernikahannya yang kontroversial? Sahabat Michael Jackson ini ibarat pemenang lomba lari estafet dalam pernikahan. Tidak hanya sekali dua kali dia menikah, namun delapan kali! Beberapa pernikahan yang dijalaninya hanya bertahan satu tahun. Begitu pula waktu yang dibutuhkannya untuk mencari suami pengganti, cukup satu tahun.

Conrad Hilton adalah suaminya yang pertama. Mereka menikah pada saat Taylor masih sangat muda, berusia 18 tahun. Setahun kemudian, tepatnya pada 1951, Hiton dan Taylor memutuskan untuk berpisah.

Setahun kemudian, Taylor sudah menemukan tambatan hati baru, seorang aktor Inggris, Mike Wilding. Dua anak dihasilkan dari perkawinannya dengan Wilding. Kehadiran anak ternyata tak menjamin keutuhan rumah tangganya.

Taylor kembali menikah. Kali ini dengan seorang produser yang 25 tahun lebih tua darinya, Mike Todd. Sayang umur sang produser tak panjang. Ia meninggal dalam suatu kecelakaan pesawat, setahun setelah menikah dengan aktris cantik bertubuh seksi padat berisi tersebut. Habis gelap terbitlah terang. Ungkapan pejuang perempuan Indonesia tersebut sangat cocok untuk Taylor. Rasa sedih kehilangan suami segera tergantikan oleh kehangatan sahabat sang suami, yakni Eddie Fisher.

Perjalanan cinta Taylor dengan Fisher mengundang banyak kontroversi. Todd bersahabat dengan Fisher. Taylor sendiri bersahabat dengan istri Fisher, Debbie Reynolds. Ketika Todd meninggal, terjadilah perselingkuhan antara Fisher dan Taylor. Mereka akhirnya menikah pada 1959. Seperti film, ya? Menanggapi gunjingan terhadap perselingkuhan ini, Taylor membela diri.

“Mike dan Eddie sudah bersahabat baik sangat lama. Menurutku wajar bila kami (Taylor dan Fisher) saling menguatkan dan memberikan kenyamanan satu sama lain saat menghadapi kepergian Mike. Aku tahu, aku saat itu tidak berpikir jernih. Saat itu aku hanya berpikir, dia membutuhkan aku dan aku pun membutuhkan dia. Press selalu membuat seolah-olah Eddie meninggalkan istrinya, Debbie Reynolds. Sebenarnya, pernikahannya dengan Debbie sudah lama bermasalah sebelum aku ada di tengah-tengah mereka berdua.” jelas Taylor panjang lebar.

Kawin-cerai yang dilakukan Taylor belum berakhir di tangan Fisher. Tahun 1963, Taylor bertemu dengan aktor Richard Burton. Uniknya, hubungan Taylor dengan Burton putus-nyambung. Bedanya, mereka tidak berada dalam tahap pacaran, namun pernikahan. Ya, mereka saling kawin-cerai beberapa kali. Setelah 10 tahun menikah, Taylor-Burton bercerai. Tahun 1975, mereka kembali menikah. Tak sampai setahun, mereka kembali berpisah. Kali ini untuk selamanya.

Tahun 1991, Taylor menikah dengan seorang pekerja bangunan, Larry Fortensky. Cukup mengejutkan bila mengingat, bahwa sebelumnya Taylor sempat menjadi ‘milik’ senator Amerika, John Warner. Pernikahannya dengan Fortensky adalah penutup kisah cinta dalam perjalanan hidup aktris yang melegenda tersebut. Saat menikah, umurnya sudah 59 tahun, sedang Fortensky baru berumur 39 tahun kala itu. Akhirnya pun mengenaskan. Mereka bercerai setelah lima tahun bersama-sama mengarungi bahtera rumah tangga.

Siapakah lelaki yang paling dicintai Elizabeth Taylor? Diakuinya, Mike Todd, suami ketiga, adalah cinta sejatinya yang pertama. Ya, yang pertama, karena dia kembali menemukan cinta sejati pada sosok Richard Burton.

Meski selalu gagal, semasa hidupnya Taylor tak pernah sepi dari bunga-bunga cinta. Mungkin ia akan bertemu kembali dengan cinta sejatinya yang pertama, Mike Todd, di alam sana. Good bye, Elizabeth Taylor.

(Berbagai sumber)

SHARE