Perlukah Tubuh Anda Probiotik?

0
50

.Probiotik, adalah bakteri baik bagi tubuh yang konon dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi serta masalah pada pencernaan. Beberapa produk dengan kandungan probiotik yang beredar di pasaran seperti yogurt, smoothies, biji-bijian dan suplemen diet, telah melalui uji klinis untuk mengetahui efektivitasnya dalam mengurangi penyakit gastrointestinal atau sistem pencernaan.

Namun sayangnya, tidak semua produk yang mengklaim memiliki kandungan probiotik berisi cukup banyak bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh. Menurut Mary Ellen Sanders, seorang konsultan pada industri probiotik, produk probiotik yang sebenarnya mengandung bakteri baik dari sejenis mikroba atau ragi, seperti B. Animalis atau jenis lainnya seperti lactobacillus dan bifidobacteria.

Biasanya, triliunan bakteri, jamur dan mikroba lainnya tinggal di dalam usus Anda. Banyak di antara mereka yang berperan penting dalam proses pencernaan dan mendukung fungsi kekebalan tubuh. Bisa jadi Anda tidak begitu memerlukan probiotik dalam tubuh agar sehat, namun sebagian orang lainnya seperti yang mengalami masalah pencernaan, sedang mengonsumsi antibiotik, maupun yang rentan terhadap laktosa justru memerlukan probiotik.

Tidak semuanya cocok
Jika Anda pada umumnya memiliki kesehatan yang baik, mengonsumsi probiotik tidak akan membahayakan tubuh Anda. Tetapi jika Anda memiliki penyakit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh, sebaiknya periksakan diri dan konsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi probiotik karena dapat meningkatkan risiko terkena infeksi seperti keracunan pada darah, sebuah infeksi yang terjadi pada aliran darah. Meski ada beberapa penelitian yang telah dilakukan untuk menganjurkan probiotik pada bayi yang baru lahir dan bahkan bayi prematur, sebaiknya berhati-hati karena seorang bayi yang baru lahir tidak memiliki mikrobiota yang telah terbentuk atau sistem kekebalan tubuh.

Periksa kandungan produk
Sayangnya, tidak semua produk probiotik memiliki kandungan nutrisi yang standar. Periksa label produk, jenis bakteri probiotik yang digunakan, jumlahnya, dan anjuran penggunaan produk agar manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh, saran Jo Ann Hattner, seorang ahli diet terdaftar di San Francisco yang sedang mengerjakan buku tentang probiotik. Konsumsi probiotik selama 1-2 minggu berturut-turut untuk merasakan perubahan dalam tubuh seperti berkurangnya perut kembung dan tidak lagi alergi terhadap laktosa. Jika dalam waktu seminggu Anda masih belum merasakan hasilnya, coba kembali dengan menggunakan produk probiotik lainnya.

Jangan mudah tergiur dengan iklan produk yoghurt yang mengandung probiotik. Meskipun kedengarannya baik untuk tubuh, ternyata tidak semua orang membutuhkannya kan.

(berbagai sumber)

SHARE