ASI Selalu Ada Bila Bayi Meminta

0
26

.”Seperti prinsip ekonomi ‘ada permintaan, ada penawaran’, begitu pula dengan ASI. Selama masih ada permintaan dari sang bayi, maka ASI secara alami akan terus tereproduksi di dalam tubuh ibu.” Demikian yang dikatakan Nia Umar, K. L., wakil ketua umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI).

Mungkin beberapa dari Anda pernah kebingungan dan panik saat ASI tidak mau keluar selama satu atau dua hari. Tidak keluarnya ASI ini Anda anggap sebagai tanda berakhirnya reproduksi ASI untuk selamanya. Salah besar.

Wajar bila ASI tidak keluar selama satu atau dua hari. Kala itu, cairan yang keluar baru kolostrum dalam jumlah sedikit. Untuk itu puting harus terus dipancing bayi dengan tetap menyusui.

Kolostrum sendiri merupakan ASI yang sangat kental dan seperti minyak. Mitos zaman dahulu banyak mengatakan, bahwa kolostrum tidak boleh diberikan karena akan meracuni si kecil. Kenyataannya, kolostrum tidak berbahaya. Cairan ini justru disebut sebagai ‘cairan emas’ dan baik untuk anak.

Kembali kepada si kecil, logikanya, bayi manapun akan menyukai, membutuhkan, dan selalu menginginkan ASI. Seperti telah dikatakan di atas, ASI tidak akan pernah total berhenti bereproduksi selama anak masih menginginkannya. Jadi, jangan pernah berhenti menyusui anak Anda! Ingat, susu terbaik adalah susu alami yang berasal dari spesies yang sama, yakni air susu ibu, bukan susu formula atau susu buatan manapun yang sudah tercampur pengawet dan bahan kimia lainnya.

(Ghiboo)

SHARE