Seberapa Sehatkah Es Krim Bebas Gula?

0
36

.Salah satu yang membuat es krim menjadi kegemaran adalah rasa manis yang dicampur bersama susu krim. Bahan pokok ini, tentu kurang bersahabat bagi Anda yang tengah menjalani program penurunan berat badan. Alhasil es krim rendah gula dan lemak pun menjadi pilihan. Tapi apakah ini menjadi alternatif yang tepat?

“Bisa iya tapi bisa juga tidak. karena umumnya makanan yang mencantumkan label rendah karbohidrat atau rendah gula justru kaya akan lemak jenuh,” jawab Dr. Melina Jampolis yang merupakan spesialis nutrisi dari Amerika Serikat.

Disamping itu, Jampolis juga menyebutkan kebanyakan orang yang mengkonsumsi makanan berlabel rendah lemak, karbohidrat atau gula akan menikmatinya tanpa batas. Alasannya, mereka telah memilih yang aman maka tidak salah untuk mengkonsumsi dalam jumlah besar. Akhirnya niat untuk memiliki berat yang proporsional pun terhambat oleh persepsi yang salah tersebut.

Inilah yang kemudian membuat es krim berlabel rendah karbohidrat atau gula, menggunakan gula alkohol untuk memberikan sensasi rasa manis pada es krim yang mereka jual. Gula alkohol adalah karbohidrat yang sudah dimodifikasi yang dengan cepat diserap oleh usus halus kita.

Itu mengapa kandungan kalorinya menjadi kecil. Gula alkohol yang umum digunakan adalah, xylitol, sorbitol, dan lactitol.
Hanya saja yang menjadi masalah adalah gula-gula tersebut dapat memicu terbentuknya gas dalam usus yang lama kelamanaan akan membuat kita terserang diare.

Maka jika memang ingin benar-benar kembali pada status kesehatan yang benar, Jampolis menyarankan untuk menahan godaan menikmati es krim terlalu banyak. Baik yang berlabel bebas gula maupun tidak. Bahkan kalau perlu, tambahkan buah-buahan segar ke dalam es krim sehingga dapat memberi bonus serat bagi saluran pencernaan.

(berbagai sumber)

SHARE