Seribu Satu Wajah Stasiun Kereta

0
53

.Meskipun maskapai penyedia jasa penerbangan ekonomis makin merekah dan jasa layanan transportasi bus serta travel datang dengan berbagai penawaran yang memabukkan, namun sepertinya perjalanan dengan menunggang kereta tampaknya tidak akan pernah keluar dari peradaban manusia.

Entah sekedar berlenggang melintasi sepanjang rel Jakarta-Semarang, atau mungkin melibas pedesaan Inggris Raya dengan menunggang lokomotif tua, atau bergulir bersama Trans-Siberia melalui medan berlapis salju Rusia, yang pasti ada banyak jalur yang bisa Anda tempuh untuk membakar nafsu berkelana Anda. Dan kemanapun Anda akan berkelana, tentu saja ada satu, dua atau ada beberapa lokasi menarik yang bisa Anda jumpai, diantaranya adalah stasiun kereta api berikut ini.

1. Chatrapati Shivaji Terminus di kota Mumbai, India
Sempat terkenal dengan nama Victoria Terminus, Chatrapati Shivaji Terminus adalah salah stasiun kereta api tersibuk di India dan merupakan salah satu situs warisan dunia kebanggaan UNESCO. Dirancang oleh arsitek Frederick William Stevens, stasiun ini merupakan perpaduan gaya arsitektur Gothic Victoria dan wajah tradisional India. Kalau Anda merasa familiar, mungkin insting Anda berkata benar karena stasiun kereta api ini sempat hadir dan mewarnai salah satu scene di film Slumdog Millionaire.

2. La Gare de Strasbourg di kota Strasbourg, Perancis
Didirikan pada tahun 1883 dan didesain oleh seorang arsitek Berlin terkenal, Johann Jacobsthal, La Gare de Strasbourg adalah sebuah stasiun kereta api yang fenomenal, apalagi setelah stasiun ini menambahkan kanopi kaca berbentuk telur pada tahun 2007. Panel kaca lengkung setinggi 120 meter yang mampu menghadirkan tarian cahaya yang mempesona di seluruh permukaan facade ini tak hanya sekedar indah, namun juga berhasil memenangkan berbagai penghargaan.

3. Stasiun Atocha di kota Madrid, Spanyol
Jalur kereta api di kota Madrid pertama kali dibuka pada tahun 1851 dan sejak hari itu stasiun Atocha menjadi stasiun terbesar dengan 16 juta penumpang diperkirakan melewati pintunya dalam setahun. Meskipun ketenarannya sempat mendatangkan musibah dengan menjadi lokasi peledakan bom “11-M” di tahun 2004, namun desain Atocha yang mempesona serta ruangnya yang lapang dan ditambah kehadiran kebun dalam ruangan adalah sesuatu yang tetap mencuri perhatian.

4. Stasiun Kereta Api Haydarpasa, Istanbul, Turki
Terletak di tepi selat Bosphorus di sisi Eropa, terminal kereta api antar kota tersibuk di Turki ini  dikelilingi oleh permukaan air di tiga sisinya dan menjadi gerbang yang spektakuler untuk menjelajahi tanah Eropa. Bangunan yang hampir seperti katedral ini dirancang oleh arsitek Jerman Otto Ritter dan Helmuth Cuno, menampilkan pilar berukir, dinding bertekstur batu pasir, dan jendela berhiaskan kaca patri. Bangunan indah yang selesai dibangun pada tahun 1908 ini tahun kemarin tertimpa bencana karena bangunan sayap sebelah tengaranya dilalap api dan menghancurkan sebagian besar atap hingga membutuhkan totalitas restorasi.

5. Southern Cross Station di kota Melbourne, Australia
Southern Cross, yang sebelumnya sempat dikenal dengan nama Spencer Street, merupakan stasiun kereta api tersibuk di Melbourne dan memuncaki berbagai daftar keren bangunan berdesain futuristik. Ciptaan pemenang penghargaan karya Nicholas Grimshaw ini menghadirkan fitur yang unik, dengan atap yang bergelombang, direkayasa dengan cermat untuk menciptakan ventilasi alami dan menarik asap dan solar dari udara. Cantik dan pintar. Sebuah fenomena yang jarang terjadi, bukan?!

6. Central station di kota Antwerp, Belgia
Katedral stasiun kereta api kota Antwerp, begitulah ia dijuluki. Memiliki atap berhias kubah, rongga langit-langit berhias kaca mewah, dan bagian interiornya dihiasi dengan lapisan batu marmer, sebuah pusat perbelanjaan dan 30 toko berlian. Kompleks stasiun tiga lantai ini sungguh sebuah mahakarya, sebuah landmark tua untuk Belgia.

(Berbagai sumber)

SHARE