Stres Hambat Produksi ASI

0
27

.Kuantitas produk ASI yang semakin berkurang atau bahkan berhenti tidak perlu lagi dikhawatirkan. Menurut wakil ketua umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia, Nia Umar, K. L., air susu ibu tidak akan pernah berhenti bereproduksi selama masih ada permintaan dari bayi itu sendiri.

Lantas mengapa kuantitas ASI bisa berkurang? Itu dikarenakan psikologis sang ibu. Produksi ASI berkaitan erat dengan hormon oksitosin dan prolaktin. Bila ibu merasa gembira, hormon oksitosin akan naik, ASI pun akan banyak. Sebaliknya, bila Anda banyak pikiran dan mengalami stres, otomatis hormon oksitosin akan tertekan. Keadaan ini akan menyebabkan produksi ASI ikut menurun.

Hal ini mungkin akan sering dialami wanita karier atau perempuan dengan peran ganda, yakni menjadi ibu di rumah dan menjadi pegawai di kantor. Nia membandingkan kehidupan perempuan di negara dan kota besar dengan daerah kecil.

Ia mengambil contoh film ‘Babies’ yang menceritkan tentang empat orang bayi yang tumbuh dan dibesarkan di negara berbeda. Bayi yang tinggal di Afrika berbadan gemuk dan sehat akibat sang ibu yang selalu menyusuinya. Menyusui menjadi hal yang lancar dilakukan di sana, karena pikiran sang ibu tidak terusik oleh segala macam ‘pengetahuan-‘pengetahuan’ dan informasi yang salah dari iklan, televisi, mengenai ASI. Selain itu keadaan di tempat itu cukup tenang. Hanya berada di daerah berpasir dan tinggal di gubuk kecil. Sederhana. Hal ini memberikan ketenangan dan kenyamanan pula bagi si ibu untuk tetap dapat fokus menyusui anaknya. Ibu tenang, produksi ASI tidak terganggu, bayi pun senang.

“Pernah menonton film Babies, enggak? Film empat bayi dari segala negara. Ada satu bayi di Afrika. Tinggalnya di pasir-pasir, gubuk-gubuk. Anaknya gemuk banget, karena menyusu sama ibunya. Di sana enggak ada minimart, iklan, televisi. Enggak ada segala macam yang mengganggu untuk membuatnya berpikir ASI-nya pasti kurang. Akhirnya, ya, baik-baik saja,” terang Nia panjang lebar.

Dukungan dari suami, teman, keluarga, dan lingkungan untuk membesarkan hati dan memberikan semangat pada sang ibu juga memberikan poin yang besar dalam kelancaran produksi ASI. Anda dan ibu-ibu yang lain harus percaya diri sanggup terus menyusui si kecil.

Semangat, Mom!

(Ghiboo)

SHARE