Banyak Anak Kecil Jadi Pengguna "Gelap" Facebook

0
26

.Meski dikatakan telah memiliki sitem ‘penyaring’, ternyata Facebook mengakui sering kecolongan mendapatkan pengguna di bawah usia 13 tahun. Demikian diakui Mozelle Thompson – selaku penasihat privacy Facebook – minggu lalu.

Kurang lebih sebanyak 20.000 pengguna di bawah umur 13 tahun terdaftar di media sosial tersebut setiap harinya. Anak-anak tersebut sering berbohong mengenai umur mereka agar dapat memasuki Facebook. Selain itu, tidak adanya sistem verfifikasi umur, membuat seorang anak semakin mudah surfing di media sosial tersebut.

Hal ini memperihatinkan, karena seperti kita ketahui, bahwa banyak hal-hal yang belum pantas dilihat anak dapat muncul dengan bebas di Facebook. Tidak hanya itu, anak-anak di bawah umur yang polos dan naif kerap menjadi sasaran empuk orang jahat. Cyber crime perlu diwaspadai.

Bila anak sudah terlihat sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer atau laptopnya, maka diam-diam intiplah apa yang sedang diamatinya. Jika ia sedang melihat Facebook, Anda harus mulai curiga. Seperti telah dikatakan di atas, Facebook hanya diperuntukkan bagi seseorang berumur 13 tahun. Anak Anda yang berumur 13 tahun tentu tidak akan bisa memasuki Facebook.

Bisa jadi ia memiliki akun palsu (akun buatan atau rekayasa dengan umur yang lebih tua dan menggunakan nama samaran). Tangkap basah si kecil saat dia sedang asyik bersosialisasi di Facebook. Dengan demikian, ia tidak akan bisa lagi mengelak atau berdalih. Segera hapus akunnya dan berikan dia hukuman.

Ia hanya boleh mengakses internet tanpa pengawasan Anda setelah berusia 18 tahun ke atas. Itulah hukuman yang tepat. Hukuman ini adalah tindakan yang tepat untuk melindungi anak dari orang-orang jahat di luar sana yang siap ‘menerkam’ dirinya.

(Berbagai sumber)

SHARE