Kapan Saat yang Tepat Minum Air Putih?

0
50

.Kita pasti tahu bahwa air putih sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, karena sekitar 2/3 dari tubuh terdiri dari cairan. Tapi apakah Anda tahu waktu yang tepat untuk mengkonsumsinya? Karena ketepatan waktu mengkonsumsi air putih akan memaksimalkan keefektifan fungsinya bagi tubuh.

Berikut waktu efektif mengkonsumsi air putih:

Setelah bangun tidur: Dua gelas air putih dapat membantu mengaktifkan organ internal. Biasakan minum segelas air putih setelah bangun di pagi hari. Ini adalah
cara terbaik untuk mengganti cairan yang hilang selama tidur. Selain itu, air juga
langsung menghasilkan energi dan dapat mencegah kelelahan.

Satu jam sebelum makan: Dua hingga tiga gelas air putih dapat membantu proses pencernaan. Tetapi jangan mengonsumsi air terlalu banyak tepat sebelum makan, karena akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim
menjadi lebih sulit.

Sebelum mandi : Satu gelas air putih dapat  membantu mengurangi tekanan darah.

Profesor Hiromi Shinya MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS, tidak menyarankan minum air putih sebelum tidur, tapi jika sangat haus bisa dilakukan satu jam sebelum waktu tidur.

Minum air sesaat sebelum tidur bisa mencegah terjadinya aliran balik.
Walaupun hanya air, jika bercampur dengan asam lambung bisa memasuki
tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru yang dikhawatirkan risiko
menderita pneumonia.

Biasakanlah tidur dengan perut kosong karena tenggorokan dirancang agar tidak ada yang masuk ke dalamnya selain udara. Jika masih ada makanan atau minuman, isi lambung akan meluap naik
menuju kerongkongan saat Anda merebahkan diri. Saat itu terjadi, tubuh
akan menyempitkan saluran pernapasannya dan menghentikan pernapasan Anda
untuk mencegah isi lambung memasuki tenggorokan.

Banyak kejadian orang meninggal akibat serangan jantung pada dini
hari. Penyebabnya adalah karena asam yang mengalir balik sebagai akibat
makan atau minum larut malam, dan berakhir pada tertutupnya saluran
pernapasan. Kemudian napas jadi tidak teratur, kadar oksigen dalam darah
berkurang dan akhirnya kurang persediaan oksigen menuju otot jantung.

Jaga tubuh Anda jangan sampai dehidrasi, karena jika Anda sampai dehidrasi, akan merasakan pusing dan menjadi sensitif. Perlu Anda ketahui, penurunan kadar air di dalam tubuh yang hanya 2 persen sudah berpengaruh negatif baik secara fisik dan mental.

(berbagai sumber)

SHARE