Mengenang Chrisye

0
63

.Hari ini merupakan tepat empat tahun semenjak meninggalnya seorang musisi legendaris, Chrisye. Penyanyi yang mempunyai nama asli Raden Chrismansyah Rahadi ini menjadi legenda musik Indonesia karena karyanya, kemampuan bernyanyinya dan juga gesture tubuhnya dikala bernyanyi yang sangat khas. Puluhan album yang dia ciptakan mampu menjadi salah satu referensi karya musik yang relevan hingga saat ini.

Semua dimulai pada tahun 1967 ketika Chrisye bergabung dengan keluarga Nasution di Komunitas Gank Pegangsaan. Saat itu Chrisye bermain sebagai bassis dan vokalis untuk band Sabda Nada. Chrisye sempat dikontrak untuk bermain di New York selama 2 tahun sebelum akhirnya terlibat dalam proyek rekaman bersama band Guruh Gipsy. Chrisye kemudian diminta oleh radio Prambors untuk menyanyikan lagu Lilin Lilin Kecil karya James F. Sundah dalam ajang Lomba Cipta Lagu Remaja yang meskipun tidak menjadi pemenang namun menjadi lagu yang hits pada masa itu. Setelah sukses dengan Lilin Lilin Kecil, keterlibatan Chrisye untuk pembuatan soundtrack film Badai Pasti Berlalu bersama Jockie Surjoprajogo dan Eros Djarot, makin mengibarkan namanya.

Pada tahun 1977 Chrisye membuat album pertamanya yang berjudul Jurang Pemisah. Album ini dirilis setelah kesuksesan lagu Lilin Lilin Kecil yang dibawakan Chrisye untuk ajang LCLR. Album berikutnya menjadi album yang sangat spesial dan merupakan salah satu masterpiece dalam dunia musik Indonesia. Album berjudul Badai Pasti Berlalu yang dirilis pada tahun yang sama dengan perilisan album Jurang Pemisah begitu meledak setelah album ini diciptakan untuk memuat lagu tema untuk film berjudul sama. Bahkan album diakui oleh sebuah majalah musik di Indonesia sebagai peringkat pertama dalam daftar “150 Album Indonesia Terbaik” pada bulan Desember 2007, sembilan bulan setelah kematian Chrisye.

Chrisye meninggal pada tanggal 30 Maret 2007 di Jakarta akibat penyakit kanker paru-paru yang dideritanya dan kemudian dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta. Chrisye meninggalkan satu orang istri, empat orang anak dan jutaan inspirasi untuk musik Indonesia. Seperti baru-baru ini ada sebuah band berisi anak-anak muda yang berbakat bernama Rafi & The Beat yang membawakan ulang lagu Kala Cinta Menggoda. Lagu Chrisye ciptaan Guruh Soekarnoputra ini berhasil dibawakan ulang oleh generasi muda dengan sound yang lebih ‘muda’.

Tidak akan pernah cukup untuk mengenang semua hasil karya seorang legenda. Lagu Chrisye manakah yang paling anda suka? Nyanyikan sekarang juga.

(Ghiboo)

SHARE