Surat-Surat Cinta Elizabeth Taylor Dilelang

0
57

.Sebelum menikah untuk pertama kalinya pada umur 18 tahun dan memulai petualangan cinta dalam delapan kali pernikahan yang berbeda, Elizabeth Taylor ternyata sudah sempat bertunangan dengan William Pawley (1949).

Saat itu usia Taylor baru 17 tahun dan dia tergila-gila pada anak mantan duta besar Brazil yang kala itu berumur 22 tahun. Perasaannya banyak dituangkan ke dalam surat-surat cinta yang dikirimkan dan ditujukan pada Pawley, sang tunangan. Lebih dari 60 surat cinta ditulis Taylor selama kurun waktu Maret-Oktober 1949.

Surat-surat cinta tersebut belum pernah dipublikasikan dan telah dibeli dua tahun lalu oleh PR Auctions of Amherst dari Pawley sendiri, yang kini tinggal di Florida. PR Auctions of Amherst akan mengadakan lelang online pada 19-26 Mei mendatang. Kalau sudah begini, siapa bilang cinta tidak bisa diperjualbelikan?

Mau tahu isi suratnya? Pada 6 Mei 1949, Taylor menulis, “Aku tidak pernah mengenal cinta seperti ini sebelumnya. Cinta ini begitu sempurna dan lengkap – dan dewasa. Aku tidak pernah mencintai sepertiga dari rasa cintaku ke kamu dan aku tidak akan pernah mencintai siapa pun.”

Layaknya ABG (Anak Baru Gede) yang kasmaran, dari beberapa suratnya, Taylor menuliskan kata-kata menggunakan tinta berwarna ungu di atas kertas pink. “Hatiku sakit dan membuatku ingin menangis ketika teringat tentang kamu dan bagaimana aku ingin bersama denganmu dan melihat mata birumu yang indah, dan mencium bibir manismu dan lenganmu yang kuat memelukku, oh begitu erat, dan dekat denganmu… Aku ingin kita selalu menjadi sepasang kekasih… bahkan setelah kita telah menikah 75 tahun lamanya dan memiliki setidaknya 12 cucu yang hebat,” tulisnya sebelumnya pada 28 Maret.

Bulan Mei, Tayler mengatakan pada Pawley bahwa ia siap meninggalkan karir dan apapun yang berhubungan dengan itu, “Aku akan mengorbankan apapun untuk hadiah terhebat yang dianugerahkan Tuhan pada manusia — cinta, pernikahan, sebuah keluarga — dan kamu, Sayangku.”

Tanda perpisahan terlihat pada surat Taylor bulan September. Ia menulis tentang mengembalikan cincin pertunangan atas permintaan Pawley sendiri. “Aku tahu dengan sepenuh hati dan jiwa bahwa ini bukan akhir dari kita — tidak mungkin — kita terlalu saling mencintai,” tulisnya.

Selain surat Taylor, di antara surat-surat cinta tersebut juga terdapat beberapa surat dari ibu Taylor kepada Pawley, setelah pertunangan itu berakhir. Salah satunya berbunyi demikian, “Kamu itu gugup dan memiliki masalah dengan kecemburuan. Orang sepertimu dan Taylor tidak akan pernah bisa bersama.”

Seperti kita ketahui, tak lama – tepatnya delapan bulan kemudian – Taylor menikah dengan pewaris hotel Conrad Nicholson ‘Nicky’ Hilton.

Surat-surat ini sangat menarik untuk dibaca. Kita bisa mengetahui pergolakan emosi seorang Taylor muda saat sedang jatuh cinta. Atas dasar ini, Bobby Livingston (juru bicara pelelangan) mengatakan bahwa surat tersebut diperkirakan dapat mencapai nilai US$ 25.000 – US$ 35.00. Itu harga sebelum Taylor meninggal. Kini setelah sang artis meninggal, surat cinta tersebut tentunya akan bernilai jauh lebih tinggi. Berniat ikut lelang?

(Berbagai sumber)

SHARE