Takaran Cemburu yang Benar

0
26

.Cemburu merupakan bumbu dalam suatu hubungan percintaan. Terlalu banyak akan membuat Anda mual, terlalu sedikit akan terasa hambar. Biarkan rasa cemburu berkeliaran sedikit di antara Anda dan pasangan. Ini akan membuat Anda berdua merasakan ‘kenikmatan’.

Jujurlah pada diri sendiri. Bila Anda merasa sebal pasangan sering pergi berdua dengan teman sekantornya, maka ungkapkanlah kekesalan itu. Jangan menyangkal rasa cemburu Anda. Tidak perlu malu merasa konyol. Tuliskan di dalam sebuah buku harian, misalnya. Lebih baik dikeluarkan sedikit demi sedikit, daripada menunggunya menumpuk dan meledak. Rasa kesal yang menumpuk dan meluap akibat kecemburuan akan menghancurkan hubungan Anda berdua.

Ekspresikan perasaan Anda. Keluarkan dengan cara yang baik dan benar. Carilah cara, kalimat, dan sikap yang dapat menunjukkan, “Aku masih perduli denganmu, karena itu aku cemburu.” Jangan sampai kecemburuan Anda ditangkap salah oleh pasangan dengan memaknainya, “Aku tidak percaya denganmu.” Ini berbahaya. Pasangan suka dicemburui, karena rasa cemburu muncul dari perasaan kompetitif Anda dengan orang lain yang ‘memperebutkan’ dirinya, tapi pasangan tentu tidak akan suka bila tidak dipercaya.

Sekali lagi, siapa yang tidak suka dicemburui? Diri akan merasa sangat dibutuhkan dan diinginkan. Bila Anda jarang atau hampir tidak pernah merasa cemburu dengan pasangan, maka rekayasalah itu. Berpura-puralah cemburu. Jangan sampai ia merasa dirinya sudah tidak lagi menarik dan tidak lagi diinginkan oleh Anda hanya karena Anda tidak pernah ‘kebakaran jenggot’, bila ia pergi berdua dengan teman lawan jenis. Meski pasangan orang yang sangat bisa dipercaya dan setia, kecemburuan tetap diperlukan di sini. Pura-puralah cemburu dengan mengatakan, “Kenapa, sih, kamu pergi mulu sama si A? Kalau butuh bantuan, kan, bisa minta aku. Enggak perlu selalu sama si A.” Ucapkan kalimat tersebut dengan nada lunak dan senyuman manis. Pasangan akan bahagia mengetahui Anda cemburu, namun tidak akan emosi dan marah. Anda hanya menyatakan kecemburuan, bukan menyerangnya.

Bagaimana? Masih ada masalah dengan kecemburuan?

(Berbagai sumber)

SHARE