Lima Film Yang Akan Membuat Anda Ingin Liburan

0
40

.Pemandangan yang liar dan malam-malam yang menyala penuh warna adalah tayangan yang mempesona, dan seringkali meningkatkan adrenalin petualangan dalam jiwa kita. Latar belakang budaya dan perbedaan bahasa yang terkesan asing bukannya membuat kita merasa tersesat di dalamnya, namun justru memicu perasaan tertarik yang berlebihan, seolah terobsesi ke dalamnya. Dari berbagai film berlatar indah yang telah memanjakan mata dan khayalan kita, berikut adalah lima diantaranya.

1. 7 Years in Tibet
Di tahun 1952, penulis kebanggaan Austria, Heinrich Harrer, menerbitkan sebuah kisah tentang pengalaman pendakian gunung dalam kondisi ekstrim di Tibet. Di tahun 1997, memoar tersebut diangkat ke layar lebar dengan judul sama dan menampilkan akting Brad Pitt dalam kisah kehidupan tujuh tahun di Tibet, selama masa transisi pengambilalihan oleh Cina. Dihiasi oleh pemandangan pegunungan bersalju dan tajam dengan latar langit biru yang mengagumkan, 7 Years in Tibet seringkali menghadirkan perasaan menantang dan kesendirian, dua tema yang memotivasi setiap mata untuk melakukan penjelajahan dan menaklukkannya.

2. Before Sunrise
Ethan Hawke dan Julie Delpy adalah dua orang asing yang bertemu di atas kereta dan kemudian turun untuk menghabiskan malam bersama di Wina. Sepanjang film, mereka berbagi lebih dari yang mungkin biasanya mereka lakukan, dengan pemikiran bahwa mereka mungkin tidak akan pernah bertemu lagi. Sebuah film romantis yang briliant, jujur dan mampu menangkap banyak rasa yang ditimbulkan dalam sebuah perjalanan, seperti pertemuan dengan orang asing, eksplorasi, tantangan dan godaan untuk mengambil resiko, dan melakukan hal-hal yang biasanya tidak akan kita lakukan. Sebuah film yang membuat kita ingin mengarungi liku dan lekuk jalanan Austria.

3. In Bruges
Dua orang pembunuh bayaran Irlandia dikirim ke Bruges untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan yang sangat sulit. Ketika mereka mulai menyesuaikan diri dengan keadaan sekitar dan bertemu dengan banyak orang yang berbeda, hadir sebuah kesadaran dalam diri mereka. Film yang banyak mendapat pujian karena memiliki dialog yang sangat baik dan pengambaran yang luar biasa mempesona ini banyak menghadirkan warna yang kontras dalam kisah dan keindahan liburan di kawasan Bruges, Belgia. Alih-alih membuat kita jadi malas pergi ke sana, sebaliknya, justru menimbulkan perasaan ingin menyelami riak kehidupan Kota Bruges secara lebih dalam lagi.

4. Into the Wild
Kisah pengembaraan dan isolasi diri Chris McCandless, serta serangkaian keputusan yang menyebabkan kematiannya, ditulis oleh Jon Krakauer dalam buku Into the Wild yang laris luar biasa. Dari sudut pandang seorang bintang film yang punya citarasa sutradara, Sean Penn mengadaptasinya menjadi sebuah karya layar lebar yang mempesona, namun cukup mengiris juga. Dengan setting dingin dan sunyinya Alaska, Emile Hirsch mengajarkan kita untuk lebih mensyukuri kisah hidup yang telah kita terima, dan menikmatinya, sebelum semuanya jadi terlambat. Mengajak kita untuk menantang diri sendiri, mengeksplorasi dan menikmati dunia luar, dan tetap ingat mereka yang kita tinggalkan.

5. The Darjeeling Limited
Tiga orang saudara dengan kepribadian yang sama sekali beda namun sama-sama kecanduan obat memutuskan untuk melakukan perjalanan bersama-sama ke seluruh India dengan menunggang kereta. Anda mungkin tidak tergugah untuk membeli ular berbisa, atau mengikuti jejak kekacauan yang mereka lakukan, namun mungkin Anda ingin cepat-cepat membeli tiket kereta dan menikmati perjalanan liburan Anda.

Adakah film versi Anda sendiri yang membuat Anda lupa diri, ingin meninggalkan semuanya dan berlibur secepatnya??

(Berbagai sumber)

SHARE