Pacaran Sumber Kebangkrutan!

0
50

.Bila ingin menjadi pacar ‘romantis’ dengan membanjiri pasangan dengan hadiah, sebaiknya Anda sudah memperhitungkan budget besar. Pacaran dengan cara yang salah akan langsung membawa Anda pada kebangkrutan!

Hari Raya Agama

Bayangkan, bila Anda dan pasangan berbeda agama. Ini berarti Anda harus merayakan hari raya agama (paling besar) sebanyak dua kali dalam setahun, minimal. Merayakan dengan makan malam spesial terasa tidak cukup? Silakan rogoh kembali kocek Anda dan belikan dia sebuah hadiah.

Hari Raya Kebudayaan

Kini, bayangkan kembali, bila dirinya termasuk keturunan etnis tertentu. Bukan bermaksud chauvinistik ataupun rasis, namun setiap suku memiliki hari raya budaya sendiri. Another celebration, then? Belum lagi jika pasangan mulai kecewa, karena Anda tidak begitu antusias menyambut hari raya budaya sukunya, karena Anda berpakaian biasa-biasa saja. Tidak mungkin, dong, Anda hanya membeli baju baru untuk diri sendiri? Anda pun tentu harus mempertimbangkan untuk juga membelikan pasangan sepasang baju baru untuk dipakai pada hari raya kebudayaannya tersebut.

Tahun Baru

Banyak pasangan muda mengidentikkan tahun baru dengan menghambur-hamburkan uang. Menutup tahun dengan foya-foya. Coba Anda ingat-ingat, pernahkah Anda menyewa kamar hotel untuk dipakai bersama teman-teman dan pasangan melewati tahun baru? Apakah Anda tipe orang yang selalu menjejakkan diri ke sebuah club menuju tahun yang baru? Untuk bisa bersenang-senang di suatu club, Anda harus mengeluarkan uang untuk membeli minuman untuk Anda dan pasangan dan ini bukan hanya berkisar puluhan ribu. Bahkan, bisa jadi jutaan!

Ulang Tahun

Serba salah rasanya bila pasangan membelikan Anda kado bernilai mahal pada hari ulang tahun. Ini membuat Anda senang sekaligus bingung, karena ada suatu ‘kewajiban’ untuk membelikan kado – di hari ulang tahunnya nanti – dengan nilai yang ‘setidaknya’ sama besar nilai Rupiahnya dengan yang Anda dapat sekarang. Bisa, sih, Anda membelikan barang yang sesuai kantong, namun Anda tidak ingin dia berpikir Anda tidak terlalu memperhatikannya seperti dia perduli pada Anda dengan memberikan kado mahal.

Anniversary
Anniversary berarti peringatan setiap tahun. Tanggal jadian Anda tidak perlu dirayakan tiap bulan pada hari yang sama. Pemborosan dan tentu saja itu menyalahi definisi ‘anniversary’ sendiri.

Apakah Anda cukup rela mengeluarkan banyak uang ‘hanya’ demi bersikap perduli terhadap pasangan dengan selalu merayakan dengan mewah segala hari-hari raya di atas? Daripada buang-buang uang, lebih baik merayakan hari-hari istimewa tersebut dengan memikirkan esensi dari tiap hari raya, bersama pasangan. Romantis tidak harus selalu dinilai dengan Rupiah, tapi juga bisa dengan kesederhanaan yang bermakna.

(Berbagai sumber)

SHARE