Happy Birthday Institut Musik Daya Indonesia!

0
59

.Sebuah festival perayaan institut musik yang hijau dan akrab. Institut Musik Daya Indonesia merayakan hari jadinya yang kesepuluh dengan mengadakan Green Festive di kampus IMDI di Jl. Ampera Raya no. 37 A pada hari Sabtu (9/4).

Rangkaian IMDI 10th years jubilee dimulai dari siang dengan menampilkan beberapa Daya Ensemble dan Guitar Duo. Diantara penampilan mereka, diadakan juga clinic dan workshop yang dilakukan di kampus IMDI yang teduh dan hijau.

Ada Music Theraphy dari Dian Natalina B.Mus.Ed dan juga Stage Make Up Clinic dari La Tulipe Cosmetiques. Selain itu Uncle JC juga dengan jenaka membawakan Improvisational Comedy Clinic. Beberapa hal yang dibutuhkan sebagai bekal bagi anda yang ingin berada di dunia hiburan.

Ali Akbar dari The Groove tampil bersama Ali Akbar Quartet dengan memainkan beberapa lagu. Ali juga tampil bersama Shandy Satya, drummer yang pada Java Jazz Festival 2011 kemarin juga tampil bersama pianist, Nial Djuliarso. Ali Akbar Quartet juga mengajak Michael Hutagalung untuk bernyanyi. Salah satunya berjudul Jangan Menangis Indonesia yang dinyanyikan dengan merdu dan syahdu.

Tampil juga Four Sixteen, pemenang Indonesian Open Jazz 2009 yang memainkan beberapa aransemen lagu. Ada satu lagu tradisional dari Jakarta yang mereka bawakan yaitu Ondel-Ondel dan diimprovisasi secara apik.

Setelah itu ada Vocals Clinic dari Helena Sophy Nanholy, MFA yang mengajak audience untuk memperkenalkan sedikit teknik olah vokal. Dengan pembawaan yang humoris, Helena juga mengatakan bahwa penyanyi itu juga atlet karena sama-sama mengolah otot. “Nikotin secara medis tidak mempengaruhi pita suara,” ungkap Helen menjawab pertanyaan tentang pengaruh rokok terhadap pita suara.

IMDI 10th years jubilee dilanjutkan selepas maghrib. Sepuluh tiang obor menyala disepanjang jalan menuju venue. Kampus IMDI dikala malam semakin menghangat dan semakin meriah karena tampilnya Daya Choir. Daya Choir yang mayoritas adalah pemain instrumen membawakan dua lagu diantaranya lagu You To Me Are Everything milik Real Thing.

Setelah Daya Choir, muncul Daya Ensemble yang kelima dibawah bimbingan Arini Kumara dan membawakan tiga buah lagu. Lagu As milik Stevie Wonder, Blue Skies dari Irving Berlin dan Aksi Kucing. Aksi Kucing merupakan lagu lawas yang juga sempat dibawakan oleh grup musik White Shoes and The Couples Company.

Salah satu pendiri IMDI, Tjut Nyak Deviana Daudsjah tampil berikutnya. Ibu Devi tampil bersama Metta Legita dan keduanya sama-sama bermain paino dengan membawakan satu aransemen yang indah berjudul Stella By Starlight. Lalu Ibu Devi bernyanyi menirukan suara terompet dan beberapa olah suara pada aransemen lagu kedua.

Keseruan IMDI 10th years jubilee berlangsung dengan tampilnya Guitar Trio. Trio Asteya Graha, Muhammad Attar dan Andreas membawakan lagu Love Song milik The Cure dan juga Five Brothers dari Dave Gruisin. Setelah itu dilanjutkan oleh duet Chico+Intan. Duet ini sempat membuat lagu untuk salah original motion soundtrack film ‘7 Hati 7 Cinta 7 Wanita’. Filmnya sendiri direncanakan akan tayang akhir bulan April ini.

Duet Chico+Intan ini membawakan empat lagu. Lagu Lucky milik Jason Mraz dan Colbie Caillait menjadi lagu pertama yang mereka bawakan. Tiga lagu terakhir yang mereka bawakan adalah lagu yang masuk dalam soundtrack film ‘7 Hati 7 Cinta 7 Wanita’.

Selain musik, IMDI juga akan membuat program Film Making dan pada acara ini disiarkan juga teaser film musical berjudul ‘You Make Me See The Light’. Beberapa pemeran film ini merupakan murid IMDI dan bergabung dalam The Musical Troops ikut tampil dengan menyanyikan lagu Seasons Of Love.

Dipenghujung acara, tampillah The Dip’ah. Sebuah proyek Tjut Nyak Deviana Daudsjah dengan beberapa talenta musik Indonesia. Ibu Devi bermain piano dan posisi drum dipegang oleh Shandy Satya. Beberapa Dip’ah (kata lain untuk menyebut kata Diva) tampil menyanyi di atas panggung, salah satunya adalah Cornelia Agatha. Selain itu ada juga Steny Agustaf yang berduet dengan Helen Nanlohy. Diakhir acara, semua Dip’ah tampil bersama menyanyikan lagu terakhirnya.

It was a great day for Indonesian music future. Dengan adanya sebuah institut musik, semoga perkembangan musik Indonesia bisa semakin dipertanggungjawabkan secara akademis. Selamat hari jadi kesepuluh bagi Institut Musik Daya Indonesia.

(Ghiboo)

SHARE