Anak Adalah Penemu Alami!

0
50

.Akui saja bila si kecil jauh lebih kreatif dibanding Anda. Anak-anak cenderung masih berpikir bebas dan tidak mengikuti pola umum masyarakat, layaknya orang dewasa. Pola pikir bebas ini membuat mereka menjadi pencipta alamiah.

Kreatifitas yang dimilikinya akan membuat anak mampu untuk menciptakan penemuan-penemuan baru secara alamiah. Itulah yang dikatakan oleh Jon Dudas, presiden FIRST, organisasi yang membantu mengembangkan penemuan-penemuan anak kecil dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai orangtua, Anda seharusnya berada di pihak yang sama dengan FIRST dan organisasi sejenis untuk mendukung perkembangan kreatifitas anak. Mendorong dirinya untuk terus mengembangkan otak dan berkarya sejak dini!

Sejak ratusan tahun lalu hingga kini, telah banyak penemuan komersil yang didapatkan atas jasa pemikiran seorang anak kecil. Es lolipop, misalnya. Es ini ditemukan pada 1905 secara tidak sengaja oleh seorang anak berumur 11 tahun, bernama Frank Epperson. Suatu hari ia meninggalkan campuran soda bubuk, air, dan sebuah stik kayu di dalam cangkir. Ditinggalkan dalam malam yang dingin, campuran tersebut mengental dan membeku. Keesokan harinya campuran tersebut menempel pada stick. Ia sendiri menyebut penemuan itu Epsicle.

Es tersebut menjadi terkenal di kalangan anak-anak lain di banyak sekolah, bahkan juga anak Frank Epperson sendiri di kemudian hari. Anak-anaknya sering meminta es tersebut dengan menyebutkan ‘pop’s sicle’ (baca: lolinya ayah). Begitulah kronologis terlahirnya es lolipop. Penemuan ini akhirnya dipatenkan pada 1923 dan berhasil dijual ke sebuah perusahaan besar. Kini brand tersebut dimiliki Unilever dan mereka dapat menjual dua juta lolipop setiap tahun.

Contohlah Frank Epperson. Latihlah si kecil agar tidak menyepelekan hal-hal kecil. Berpikir sederhana untuk menciptakan hal besar. Seaneh apapun benda-benda yang dibuatnya, Anda tidak boleh menertawakannya. Puji kreatifitasnya dan bantu dia mengembangkannya agar menjadi barang berguna.

(Berbagai sumber)

SHARE