Anak Sumber 'Penyakit' Bagi Orangtua

0
51

.Memiliki anak bukan berarti lupa merawat diri sendiri. Setidaknya, Anda harus bisa menjaga pola hidup sehat. Sebuah penelitian dilakukan di Chicago akhir-akhir ini. Para orangtua yang memiliki anak kecil (di bawah umur lima tahun) cenderung lebih banyak mengonsumsi kalori, memiliki berat badan lebih, minum minuman mengandung gula dan makanan berlemak lebih banyak daripada mereka yang tidak memiliki anak. Setelah memiliki anak, mereka tidak lagi menjadi aktif dan jarang berolahraga.

Contohnya adalah Sheri Lee Schearer (34). Perempuan yang memiliki anak berumur lima tahun ini dulunya bekerja sebagai paralegal. Dia memiliki waktu luang membuat salad bayam atau sekedar membeli salad tersebut. Kini, ia menjadi seorang ibu rumah tangga penuh waktu. Menurutnya, dia akan memakan apapun yang termudah dan tercepat didapatkan. Ia berpendapat, bahwa kepentingan dan kebutuhan harus diprioritaskan dibanding dirinya. Dia tidak perduli, bila berat badannya tidak bisa kembali normal seperti dulu. Menjadi ibu adalah hal terhebat yang pernah dialaminya. Namun ini salah. Bukan apa-apa, jika sudah terbiasa hidup tidak sehat, maka Anda secara tidak langsung juga akan mempraktekkan pola hidup tidak sehat pada si kecil. Makanan cepat saji yang mengandung banyak lemak dan kalori menjadi jalan keluar bagi kesibukan seorang perempuan menjadi ibu di rumah.

Penelitian tersebut melibatkan 1.520 orang dewasa berumur rata-rata 25 tahun. Para ibu memakan lebih banyak makanan berlemak – dibanding perempuan yang tak memiliki anak – dan minum sekitar tujuh minuman mengandung gula setiap minggu. Ibu-ibu ini juga mengonsumsi 2.360 kalori setiap hari. Ini berarti 368 kalori lebih banyak dibanding mereka yang belum punya anak. Dengan kalori sebanyak itu, ibu-ibu tersebut seharusnya lebih aktif mencegah naiknya berat badan. Jalan sehat dengan menempuh jarak kurang lebih 4.827 kilometer setiap hari.

Mereka secara tidak sadar mengurangi aktifitas, dari tiga jam menjadi dua jam per minggu. Begitu juga dengan para ayah. Aktifitas fisik mereka menurun, dari lima jam menjadi tujuh jam setiap minggu.

Selain dapat memberikan contoh buruk mengenai pola hidup yang tidak sehat, hidup sembarangan seperti ini akan membahayakan kesehatan mereka, sementara mereka masih dibutuhkan anak-anaknya untuk dapat merawat dan menjaga hingga anak-anak tersebut bertumbuh besar dan dewasa. Bila Anda merasa seperti orang-orang ini, maka mulailah membenahi diri. Jalani diet. Berolahragalah bersama si kecil. Tidak perlu olahraga berat. Jalan kecil bersama buah hati pun sudah cukup baik. Tidak susah, kan? Jangan jadikan anak sebagai alasan Anda untuk memulai hidup yang tak sehat!

(Berbagai sumber)

SHARE