Warna Surga Bumi Papua

0
68

.Dari sekitar 43 spesies burung Cendrawasih yang ada di dunia, 35 di antaranya dapat Anda temukan di Papua. Jadi kalau mungkin Anda pernah bertanya-tanya tentang dimana kiranya letak surga berada, mungkin Papua adalah jawabannya.

Karena keelokan warna bulunya, burung Cendrawasih sering dianggap sebagai burung surga, dan bahkan memiliki nama ilmiah Paradisaeidae. Mereka biasanya hidup di hutan yang sangat lebat atau di kawasan dataran rendah. Masyarakat Papua percaya bahwa burung Cendrawasih ini adalah titisan Apoda, seorang bidadari yang cantik jelita namun tak memiliki kaki.

Namun mungkin burung Cendrawasih bukanlah satu-satunya titisan dewi Apoda di bumi Papua. Siapa tahu dia juga menyaru menjadi sebuah Noken. Warnanya yang menawan mungkin adalah cerminan kecantikan dan keanggunannya, sedangkan jaringnya yang kuat bisa jadi perlambang keindahan rambut dan ketabahannya.

Noken adalah salah satu bentuk kerajinan tangan khas masyarakat Papua yang berbentuk seperti tas rajut. Dari sekitar 250 suku dan bahasa yang beredar di Papua, ajaibnya hampir semua memiliki tradisi kerajinan Noken yang sama. Masyarakat Papua biasanya menggunakan tas ini untuk membawa berbagai barang kebutuhan sehari-hari, seperti kayu bakar, hasil panen, barang belanjaan dan dagangan, dan bahkan anak mereka. Seringkali Noken juga digunakan dalam berbagai upacara adat dan bahkan diberikan kepada tamu kehormatan.

Bentuknya yang menawan serta nilai budaya yang dikandungnya adalah sebuah pusaka yang patut kita jaga, dan menjadi sebuah kabar gembira ketika Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia mendaftarkannya sebagai salah satu warisan budaya yang ‘Membutuhkan Perlindungan Mendesak’ kepada Unesco.

Kecantikan dan keanggunan Cendrawasih janganlah Anda beli dan miliki sendiri. Tapi kalo Noken, tunggu apalagi…

(Berbagai sumber)

SHARE