Bantu Anak Sukses Berteman di Sekolah

0
46

.Sedih rasanya melihat anak ditolak dan diisolasi dari lingkungan sosialnya di sekolah. Ini dikarenakan buah hati bukan termasuk anak yang populer dan dicari dalam pergaulan anak-anak sebayanya. Dia membutuhkan peningkatan kemampuan dalam bersosialisasi. Mungkin dia membutuhkan bimbingan dari Anda untuk dapat mengendalikan emosinya yang mudah meledak. Begitu juga dengan perbaikan karakter agar dapat bekerjasama dengan orang lain, lebih peka terhadap lingkungan, berempati sekaligus bersimpati. Bila anak ringan tangan suka membantu orang lain, ia akan disayang teman-temannya.
 
Jangan remehkan kesedihan yang dirasakan anak akibat dijauhi teman-temannya. Hal tersebut dapat menyebabkan depresi dan membuat anak berperilaku tidak baik bila terlalu lama didiamkan. Ini belum lagi ditambah kepercayaan dirinya yang semakin merosot, yang akan terus membentuk wataknya hingga dewasa.
 
Anda harus terus memperhatikan dan perduli dengan kehidupan sosialnya di sekolah dan di luar rumah. Semakin Anda tidak perduli, semakin ia tidak akan terbuka dan tidak pernah mau berbagi perasaan serta pengalaman dengan Anda. Perlahan-lahan, yakinkan dia bahwa Anda tidak akan pernah menertawakan segala hal yang mempermalukan dirinya. Dengarkan ceritanya dengan seksama. Jangan mengubah topik pembicaraan atau menanggapinya sambil lalu. Anda berhak dan harus tahu apa yang dia alami setiap hari.
 
Yakinkan dirinya bahwa dia tidak sendirian dan Anda akan ada selalu untuknya. Katakan, bahwa mengalami penolakan dan tidak diterima di dalam suatu grup itu wajar terjadi, bahkan orang dewasa pun mengalaminya. Berikan saran agar dia bisa lebih supel. Mungkin dia terlihat kurang ramah karena jarang tersenyum. Maka minta anak untuk lebih sering tersenyum dan lebih dulu menyapa temannya. Membuka hati untuk orang lain. Itu intinya.

Bila anak tidak mengerti caranya memulai pertemanan, maka Anda bisa mengundang  satu atau dua orangtua dari murid sekolahnya. Minta mereka datang beserta anak-anaknya. Dalam acara kumpul-kumpul itu, Anda bisa memperkenalkan buah hati dengan anak-anak tersebut. Siapa tahu bisa menjadi teman barunya?

(Berbagai sumber)
 

SHARE