Kiprah Pesepakbola Jepang di Eropa. Inspirasi Indonesia

0
57

.Atsuto Uchida adalah pemain pertama Jepang yang bermain di perempatfinal liga champions. Bermain pada leg kedua di liga champions, membuat pertahanan Schalke 04 kokoh dan rapat. Defender asal jepang ini merupakan bagian penting dari sukses Schalke 04 membungkam sang juara bertahan Inter Milan pada leg kedua liga champions (13 April 2011).

Atsuto Uchida memulai karir sebagai pemain profesional dari klub Kashima Antlers dari tahun 2006-2010 dan saat itu bakatnya mulai tercium oleh Felix Magath semasa menjadi pelatih kepala di Schalke 04.

Pada musim 2010 Felix Magath memboyongnya ke Veltins Arena dengan banderol 1,4 juta Euro untuk memperkuat barisan pertahanan the royal blues (julukan Schalke 04) dan sekarang mulai terbukti. Sumbangsihnya cukup besar bagi Schalke dalam membungkam Inter milan dan meloloskan timnya ke semifinal liga champions tahun ini.
 
Eksodus pemain Jepang di Bundesliga ini terbilang cukup maju karena selain Uchida yang bermain untuk Schalke 04, ada pula Shinji Kagawa di Borussia Dortmund dan Makoto Hasebe di Wolfsburg. Peran mereka semua cukup bagus tahun ini untuk tim masing-masing, melihat penampilan mereka musim ini. Ralf Rangnick berkomentar “uchida masih muda berumur 23 tahun dan dia merupakan pemain yang cepat dan bertenaga”. Kini publik Jepang tidak sabar untuk melihat aksi Uchida di semifinal liga champions untuk menghadapi pemain tersukses di asia asal korea selatan Park Ji-Sung yang membela Manchester United.

Jika Melihat dari kemajuan para pemain Jepang yang sudah mulai sukses di benua Eropa membuat kita balik bertanya kemanakah pemain-pemain Indonesia? Padahal Jepang pernah belajar sepakbola ke tanah air pada era 1970-an.

Terbesit harapan melalui Kurniawan Dwi Yulianto yang sempat membela Sampdoria dan Bambang Pamungkas yang membela salah satu klub Eredivise Belanda yaitu EHC Norad. Namun kedua pemain ini tak bertahan lama di Eropa. Selepas mereka, kini muncul tim muda Indonesia yang berguru ke Uruguay, kabarnya beberapa diantaranya diminati klub lokal divisi utama Uruguay. Semoga saja kabar tersebut dan kisah Atsuto Uchida, shinji kagawa dan Makoto Hasebe dapat menjadi inspirasi untuk kemajuan para pemain sepakbola Indonesia.

(Berbagai sumber)

SHARE