Bebek Sport yang Anti Turun Balap

0
71

.JAKARTA – Dunia balap MotoGP memang bikin keblinger dan mampu membuat siapa saja kecanduan, tak terkecuali Ade Daenk.

Meski pemuda 25 tahun ini tak punya motor-motor gede (moge) seperti tunggangan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, maupun Casey Stoner, namun ia tak mau ketinggalan merenovasi habis Yamaha Jupiter Z miliknya dengan tema MotoGP.

“Dari dulu saya memang gila balap, kebetulan ini motor pertama saya, dan saya ingin menjadikan ini sebagai motor kontes bukan buat kompetisi balap,? ungkap pria lajang asli Makasar ini.

Kalau diliat dari bentuk ubahannya memang tergolong extreme, kesan motor bebek sudah hilang sama sekali, yang terlihat justru kesan motor sport sejati lengkap dengan tangkinya.

Untuk memuaskan hasrat modifikasinya itu pegawai negeri di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta barat tersebut menyerahkan tunganganya pada rumah modifikasi Tauco Custom pimpinan Topo Goedel Atmodjo.
   
“Ubahan motor berlogo garpu tala ini up grade total, sekilas memang seperti motor batangan tapi ini motor bebek yang di sulap jadi motor sport. Impian Daenk, ingin motor Jupiter Z-nya bisa berwujud seperti motor sport,” kata Topo.

Lewat bengkel modifikasi di JL Kebagusan Raya No 99, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu pertama-tama Daenk rembukan konsep ubahan yang bakal jadi acuan. Disepakati konsep Yamaha M1 milik Valentino Rossi kala bernang di tim Fiat Yamaha.

“Konsep yang akan saya berikan ke Daenk, benar benar up to date dan out of the box, karena dia ingin motornya buat kebutuhan kontes, jadi banyak inovasi dan harmonisasi bentuk yang akan saya terapkan,? tambah Topo.

Konsep pacuan Rossi tersebut diterjemahkan dalam bentuk yang sangat apik, lewat pemakaian baju dari bahan plat galvanis 0,8 mm. Plat ini mengisi mulai dari spakbor depan sampai buritan belakang, tangki bensin kedudukannya tidak dirubah dan tetap pada tempatnya semula, cuma tutup tangkinya saja yang dipindah dibagian belakang.

Yang lebih menarik lagi bagian kaki kaki sudah total mengalami perubahan, velg variasai Honda tiger menopang motor bebek bermesin 110 cc ini. Swing arm dibuat dengan tambahan kondom yang dibikin persis seperti model Yamaha M1. Shock depannya lebih menarik lagi, dengan kreasi kondom batang shock standartnya di bungkus dan nampak kesan up side down. “Padahal ini kondom juga,” lanjut Topo.

Knalpot yang terkamuflase dengan bodi fairing adalah sebuah inovasi yang bagus, lanjut ke bagian buritan belakang, kesan sporty terujud dengan bentuk bodi yang lancip dan jok yang double seat tertutup penutup jok buat pemboncengnya. Setang sengaja dibikin model jepit untuk memberi kesan futuristik macam motor balap yang sebenarnya.

Dengan laburan kombinasi warna biru putih, dengan gradasi bendera start menjadi pilihan sebagai finishing untuk mengentalkan aura balap MotoGP. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam modifikasi dan tidak dilupakan adalah perlunya segitiga kenyamanan yang diterapkan, yaitu; posisi stang kemudi, foot pag, dan jok.

Keinginan Daenk untuk jadi duara kontes modifikasi bukan juara di lintasan balap terbukti sudah. Lewat kontes modifikasi Yamaha MOFEST di Bandung, Daenk menyabet 2 kelas extreme dan teknologi.

Mantap!

(Ghiboo)

SHARE