Industrialisasi Olahraga Nasional Dapat Menjadi Industri Raksasa

0
49

.Melihat ketertarikan dunia barat dan Amerika Serikat untuk berinvestasi di bidang olahraga pada kawasan Asia, membuat pihak Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia mengantisipasi dan meresponnya dengan mengadakan “Program Industrialisasi Olahraga Nasional”.

Kemarin, 19 April 2011, pukul 15:00 WIB di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Ketua Bidang Pengembangan Olahraga Iman Arif didampingi Wakil Ketua Bidang Pengembangan Olahraga Tedjodiningrat Brotoasmoro (mewakili Erwin Aksa) dan mantan Menegpora Adhyaksa Dault, meluncurkan program ini. Dalam pers release-nya, disampaikan:

“Investasi barat dan Amerika dapat terlihat melalui hak siar televisi, sponsorship dan merchandising. Selain itu, klub-klub sepakbola papan atas Eropa mulai melakukan tur Asia untuk mengkampayekan sekaligus memperkenalkan produk-produknya. Begitu pun di olahraga basket seperti NBA yang mengadakan event di Cina dan Jepang.

Bahkan negara tetangga kita Singapura berhasil mengadakan event Singapore Golf Open dengan hadiah terbesar kelima di dunia ($3 juta) serta menjadi traning camp beberapa klub besar dunia. Thailand dan Vietnam pun sukses menggelar event tenis internasional – ATP Tour. Sedikit agak jauh masih di Asia Barat, Bahrain sukses menjadi tuan rumah F1.”

Ketua program ini, Iman Arif menambahkan, “Olahraga yang paling besar di Asia Tenggara itu sepakbola dan di Indonesia ini sangat berpotensi sekali.”

Melihat beberapa bukti nyata tersebut, Kadin Indonesia yakin bahwa industri olahraga di Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi industri raksasa yang menguntungkan. Karenanya melalui “Program Industrialisasi Olahraga Nasional” diharapkan agar olahraga di Indonesia dapat menjadi industri raksasa yang menguntungkan di tahun 2015.

(Ghiboo)

SHARE