Tenaga Baru Edane

0
61

.Setelah merilis album ketujuhnya pada bulan Desember kemarin, Edane bersyukur bahwa respon yang mereka terima masih positif. Band hard rock legendaris ini akhirnya merilis album lagi dengan judul ‘Edan’ setelah terakhir merlis album ‘Time To Rock’ pada tahun 2005. Jeda yang cukup lama diakibatkan oleh proses pergantian personil band yang sempat populer dengan lagu ‘Kau Pikir Kau Lah Segalanya’.

Saat ini disela-sela tur mereka ke beberapa kota di Indonesia, Edane sedang mempersiapkan materi untuk album kedelapan mereka. “Saat ini kita lagi prepare untuk materi album berikutnya dengan format yang baru. Mudah-mudahan nggak selama album kemarin. Kemarin itu lama soalnya beberapa kali bongkar pasang personil terutama di vokal,” cerita Fajar Satriatama (drum) kepada Ghiboo.

Fajar mengaku, kecuali vokal, semua musik di album Edan dikerjakan hanya olehnya dan Eet Sjahranie (gitar), dua personil orisinil Edane. Sementara untuk on stage, Edane punya yang namanya ‘skuad Edane on stage‘. Fajar dan Eet dibantu oleh Ervin Nanzabakri (vokal), Hendra Zamzami (gitar) dan Daeng Oktav (bass). Formasi berlima ini lah yang akan mengisi Edane untuk seterusnya.

Dalam album Edan, terdengar lagi suara-suara tinggi yang sebelumnya sempat hilang di album 170 Volts (2002) dan Time To Rock (2005). “Dengan adanya tenaga baru, album ini ibaratnya ‘new power’ dari Edane. Musiknya ada yang bilang banyak berubah, agak sedikit kembali ke ‘Old School’. Waktu album 170 Volts dan Time To Rock itu ibaratnya vibra sudah nggak ada, sekarang balik lagi,” aku Fajar.

Fajar menambahkan, “Penikmat musik Edane sempat bilang, ‘Wah balik lagi nih Edane, vintage tapi dengan sound modern‘. Kita bersyukur responnya masih positif”.

(Ghiboo)

SHARE