Visi, Misi, Sasaran dan Program Kadin Untuk Olahraga Nasional

0
41

.Olahraga di negeri tercinta masih tersendat-sendat dalam prestasi. Hal ini diyakini karena kurangnya fasilitas dan program pendidikan yang baik. Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia khususnya Bidang Pengembangan Industri Olahraga melihatnya, Indonesia sudah harus melakukan industrialisasi olahraga sebagai salah satu cara menanggulangi masalah tersebut. Sekaligus, ketertarikan negara-negara barat dan Amerika Serikat untuk berinvestasi dalam bidang olahraga di Asia merupakan moment tepat untuk mengembangkan industrialisasi olahraga.

Mengapa? melalui industrialisasi olahraga maka, fasilitas-fasilitas dan event-event olahraga akan meningkat sehingga kualitas atlit juga terasah. Peningkatan ini didapat dari investor-investor olahraga.

Melalui Program Industrialisasi Olahraga Nasional yang kemarin (19/4) baru saja diluncurkan, Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Industri Olahraga memaparkan misi, visi, sasaran dan program yang akan dilakukan untuk mencapai target, olahraga sebagai industri raksasa yang menguntungkan pada 2015.

Visi
Menciptakan peluang-peluang untuk menjadikan industri olahraga di Indonesia yang kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing internasional di tahun 2015.

Misi
1. Mengidentifikasi potensi, peluang, tantangan, isu strategis, serta melakukan analisa perkembangan, industri Indonesia.
2. Melakukan benchmarking strategy (pembanding) kebijakan dan pola pengembangan industri olahraga di beberapa negara khususnya di kawasan Asia.
3. Melakukan perumusan program dan kegiatan sebagai prioritas/pokok untuk membantu pengembangan dan upaya pembibitan dan industrialisasi olahraga secara sistematik, berjenjang dan berkelanjutan.
4. Mewujudkan kerjasama yang sinergis dengan kebijakan pemerintah dalam rangka untuk lebih menghidupkan industri olahraga di Indonesia.
5. Mewujudkan pola kemitraan dan kewirausahaan di kalangan dunia usaha di Indonesia dalam upaya untuk meningkatkan potensi industri olahraga di Indonesia.

Sasaran
1. Terlaksananya event-event level internasional yang menguntungkan bagi pelaku bisnis olahraga dan sponsorship di Indonesia seperti; Formula One, MotoGP, NBA invitation games, Golf International, Tennis World Tour, sepakbola internasional level, dan lain-lain.
2. Terciptanya licensing industri peralatan olahraga Indonesia yang diakui dunia internasional.

Program
1. Studi Banding
    a. Melakukan studi banding ke negara di kawasan Asia Tenggara yang dianggap sukses dalam kebijakan pemerintah dalam mendukung industri olahraga di negaranya. Seperti contohnya, Singapura di 2011 mengeluarkan dana $280 juta untuk membangun kembali infrastruktur olahraganya dengan target meraup $400 juta dari industri olahraga pada 2010. Untuk menggapai semuanya negara ini bekerjasama dengan sports agencies dan federasi-federasi olahraga.
    b. Melakukan studi banding ke negara di kawasan Asia lainnya seperti India yang berhasil mengembangkan olahraga kriket dan mampu memberikan pemasukan sebesar $100 juta lewat hak siar televisi.

2. Seminar/Symposium
    a. Menggelar secara berkala dan berkesinambungan seminar/symposium Industrialisasi Olahraga Nasional dengan mengundang perwakilan dari pemerintah, kalangan dunia usaha, asosiasi olahraga terkait, sport agency, tv broadcast, media, dan lain-lain.
    b. Output dari seminar ini diharapkan akan terciptanya program dan kegiatan sebagai prioritas untuk upaya pengembangan Industrialisasi Olahraga Nasional.

3. Indonesia Sports Expo
    a. Produk/program yang dihasilkan dari seminar-seminar yang dilakukan, akan dikemas dalam bentuk marketing gathering, untuk ditawarkan kepada kalangan dunia usaha dan/atau pengusaha-pengusaha yang terhimpun dalam Kadin.
    b. Program ini juga akan mengundang dan bekerjasama dengan beberapa sport agency lokal di Indonesia, maupun yang memegang peranan luas di kawasan asia, seperti; PSM (Asia Barat), Dentsu Sports Partners (Jepang), Ten Sports, Nimbus dan World Sports Group (India) dan lain-lain. Dengan tujuan untuk memanfaatkan momentum-momentum event olahraga internasional yang bisa dilaksanakan di Indonesia, sekaligus mencoba untuk menggaet mitra sponsor dan tv broadcast dari luar Indonesia.

Untuk mencapai target ini, Bidang Pengembangan Olahraga Kadin bertekad untuk berperan aktif memfasilitasi, membuka jalan melalui komunikasi yang aktif dan efektif diantara para stakeholders industry olahraga nasional, agar proses Industrialisasi Olahraga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Jaya olahraga Indonesia!

(Ghiboo)

SHARE