Copa Del Rey Madrid Semenjak 1993

0
62

.El Clasico ketiga musim ini dalam ajang Copa del Rey, berlangsung di stadion Mestalla, Spanyol dini hari tadi, 2.30 WIB.

Madrid akhiri paceklik gelar untuk meraih gelar pertamanya semenjak tahun 1993 melalui gol tunggal Cristiano Ronaldo di menit akhir babak tambahan pertama.

Semua bangku terisi penuh. 55 ribu pasang mata di stadion dan jutaan pemirsa di seluruh dunia menyaksikan el clasico ketiga musim ini.

Kedua tim bermain agresif sepanjang pertandingan. Setiap terjadi pelanggaran, 4 hingga lima pemain mendekati wasit untuk membujuk mengeluarkan kartu kuning atau memberitahukan itu tekel yang bersih.

Babak pertama taktik Madrid berhasil menekan pergerakan Barca. Di menit ke-11, Ronaldo memiliki kesempatan emas mencetak gol, namun setelah menggiring lebih ke dalam sisi kanan gawang Pinto, Ronaldo lebih memilih melakukan operan ke muka gawang daripada menendang langsung, dan peluang itupun terbuang percuma.

Ronaldo kembali belum dapat memaksimalkan peluang yang dimilikinya hingga menit 27 dan 35.

Menjelang akhir babak pertama Barca belum memberikan satu ancaman pun bagi Madrid. Malah Madrid hampir saja mencetak gol. Dimulai oleh passing unik Ronaldo dengan menggunakan bahu kepada Mesut Ozil yang kemudian memberikan umpan silang dari sisi kanan ke tengah gawang, dan Pepe menyundulnya, namun sayang bola menyentuh mistar dan berhasil di halau keluar.

Di babak kedua Barcelona bangkit mencari peluang dan kali ini pasukan catalan mendominasi Madrid.

Pedro membuka peluang pertama Barca di menit 50, tetapi sayang tendangannya menyentuh jala luar. Enam menit kemudian David Villa melakukan hal yang sama.

Lionel Messi memang pendobrak pertahanan, pergerakannya memancing beberapa pemain Madrid untuk menjaganya sehingga Pedro berdiri terbuka. Melihat Pedro, Messi memberikan umpan terobosan yang cantik dan Pedro menggiring sedikit lalu melesakkan tendangan yang tak mampu dihalau Casillas. Sayang wasit sudah mengangkat bendera terlebih dahulu dan gol tersebut pun dianulir.

Casillas melakukan penyelamantan penting di menit 74, tendangan Pedro dan Messi dapat dihalaunya dengan baik, dan satu lagi penyelamatan Casillas yang paling hebat adalah menghalau tendangan Iniesta dengan jari kirinya sehingga arah bola berubah ke luar gawang dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Pada 3 menit akhir, serangan balik Madrid hampir berbuah gol, kerjasama Adebayor dan Ronaldo dapat diblok Dani Alves dan tendangan Di Maria dapat ditepis Pinto. Kemudian peluit berbunyi tanda dua kali 45 menit usai.

Empat kali gagal dengan kaki emasnya akhirnya Ronaldo berhasil mencetak gol melalui kepalanya. Gol itu terjadi di babak tambahan pertama menit 102. Bermula dari kerjasama one-two, Marcelo dan Di Maria yang menghasilkan umpan cantik ke muka gawang dan Ronaldo menyambarnya dengan sundulan super menembus kawalan Pinto. Superb gol!!!

Menjelang akhir waktu tambahan pertama, sundulan lemah Villa dapat ditangkap dengan mudah oleh Casillas.

Di 15 menit akhir, umpan-umpan pendek khas Barcelona masih belum dapat menembus pertahanan Madrid. Tetapi kemudian Barca mendapat keunggulan di menit akhir dengan dikartumerahkannya di Maria. Namun, tendangan bebas terakhirnya masih tak mampu menembus pertahanan pasukan Mourinho.

Kemenangan pertama Madrid dalam tiga laga terakhir el clasico dan untuk sementara di musim ini, Madrid dan Barca imbang.

(Ghiboo)

SHARE