Menyambut Hari Kartini AAFF Bentuk Kaukus Perempuan Kreator

0
63

.Bertepatan dengan perayaan Hari Kartini, penyelenggaraan Asia-Africa Film Festival (AAFF) hari ini (21/4) membuat suatu pernyataan sikap ‘Kaukus Perempuan Kreator’ dan diikrarkan di Teater Populer, Tanah Abang, Jakarta. Kaukus (Kelompok/Perkumpulan) tersebut diberi nama Manifesto Jakarta.

Kaukus Perempuan Kreator (Caucus Women Creator) adalah sebuah gerakan seni yang dimotori oleh perempuan-perempuan kreator seni (baik dari bidang Seni Rupa, Kriya, Grafis, Instalasi, Fotografi, Film, Teater, Komik & Multiplikasi/Animasi dll). Model gerakan seni Kaukus Perempuan Kreator adalah menghasilkan karya seni, melakukan kegiatan seni dan mensosialisasikan fungsi seni menurut pertimbangan-pertimbangan yang diikrarkannya dalam Manifesto Jakarta.

Kaukus Perempuan Kreator memiliki komitmen untuk berjuang dan mendesakkan terwujudnya masyarakat Indonesia yang cerdas, sejahtera, adil dan makmur, bersatu dan saling menghargai perbedaan/ keberagaman. Kelompok ini berpihak pada upaya persahabatan bangsa-bangsa di dunia atas dasar kesetaraan, kemanusiaan, kemerdekaan, pemahaman pada keberagaman, demi keadilan sosial dan demi perdamaian hakiki.

Manifesto Jakarta ini dilakukan di Teater Populer agar mendapat legitimasi dan dukungan moril dari komunitas kreator seni. Teater Populer dibangun oleh Sutradara dan Sineas legendaris Teguh Karya, yang telah menghasilkan 54 piala Citra selama 20 tahun karirnya dalam Perfilman Indonesia. Dalam perjalanannya, dari Teater Populer lahir seniman-seniman yang memiliki kepekaan dan tanggung jawab sosial. Nama-nama seperi Slamet Rahardjo Djarot, Christine Hakim, Franky Rorimpandey, George Kamarullah, Hengky Solaiman, Benny Benhardi, Niniek L. Karim, Sylvia Widiantono, Dewi Matindas, Alex Komang sudah kita kenal lewat karya-karyanya.

Selain Manifesto Jakarta, Kaukus Perempuan Kreator juga akan memutarkan film karya sutradara perempuan. Acara ini juga akan dihadiri oleh Slamet Rahardjo Djarot sebagai Pimpinan Teater Populer dan Kanjeng Gusti Ratu Hemas sebagai keynote speech.

(Ghiboo)

SHARE