100 Tempat Yang Harus Segera Anda Tuju

0
48

.Desmond Tutu, sang aktivis penentang apartheid era 1980’an, sang pemenang hadiah Nobel Perdamaian, dan sekaligus uskup berkulit hitam pertama di Gereja Anglican, Cape Town, Afrika Selatan, di awal bulan Mei ini akan segera melepaskan buku karya terbarunya di pasaran.

Berbeda dengan karya-karya beliau sebelumnya, kali ini buku yang berjudul 100 Places to Go Before They Disappear ini merupakan sebuah daftar dan rangkuman atas 100 tempat di seluruh dunia yang menghilang – atau terancam menghilang – dalam waktu dekat ini.

Pemicu awalnya tentu saja adalah sesuatu yang sangat sederhana dan luar biasa familiar dalam keseharian kita, yaitu meningkatnya suhu rata-rata planet ini. Dengan sebuah pertanyaan sederhana seperti “Apa yang akan dialami dunia kalau suhu rata-rata naik hanya beberapa derajat saja?”. Dari pertanyaan tersebut, kita akan diajak berkeliling dunia dan menyinggahi tempat-tempat indah dan eksotis, termasuk beberapa kota terbesar di dunia seperti London, New York, Chicago dan Bangkok, berada dalam bahaya dan kemungkinan akan larut ditelan banjir. Daerah ladang teh seperti Sri Lanka dan daerah kebun anggur Perancis akan menderita panas dan kekeringan, kota Beijing dan Timbuktu akan berubah menjadi gurun, dan tentu saja karang di Great Barrier Reef itu akan mati. Semua hal di permukaan bumi ini sangat terancam oleh pemanasan global.

Sebelum semuanya jadi kisah lama dan kenangan hampa, melalui buku 100 Places to Go Before They Disappear, Desmond Tutu ingin mengingatkan kita akan pentingnya rasa menghargai dan mencintai alam, termasuk dengan menikmati 100 Tempat di tujuh benua yang siapa tahu akan menjadi inspirasi wisata lingkungan yang menakjubkan dan harus segera dikunjungi sebelum mereka tidak ada lagi.

(Berbagai sumber)

SHARE