And The Asiafricaward 2011 Goes To

0
50

.Setelah melakukan serangkaian acara pembuka dari tanggal 18 April 2011 di Bandung, Surabaya, Malang, Lumajang, Denpasar, Jakarta, Mataram, dan Montong Gamang, Asia-Africa Film Festival 2011 mencapai puncaknya. Bertempat di Gedung Merdeka Bandung (24/4), diadakanlah penganugrahan Anugrah Asiafricaward 2011. Gedung yang sama dipakai oleh berbagai pemimpin negara pada tahun 1955 ketika mengadakan Konferensi Asia Afrika.

Dari semua film yang masuk ke dewan juri, dipilah empat film yang menjadi juara di kategorinya masing-masing. Kategori tersebut adalah Grand Jury Prize, Special Mention For Reflection on Asia-Africa Spirit, Special Mention For Exploration on Medium dan People Choice Award.

Dewan juri utama kompetisi ini terdiri dari  Prof DR. Benny H. Hoed (Guru besar emeritus Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia), Bambang Supriadi (Penata Sinematografi/DOP Profesional dan Pengajar di FFTV-IKJ) dan Emil Salim. Sementara dewan juri pra-kompetisi terdiri dari AMAN Indonesia (The Asian Muslim Action Network Indonesia), Komnas Perempuan (National Commission on Violence Against Women) dan Yayasan Pemantauan Hak Anak (Children?s Human Right Foundation).

And the Asiafricaward 2011 goes to:

Grand Jury Prize
Harvan Agustriansyah (Indonesia/Thailand) – Thi Yuu (The Address)
Film ini memiliki ide yang sederhana, temanya positif dan edukatif, ‘Asian hospitality’. Teknis penggarapannya juga sederhana dengan penguasaan yang baik.

Special Mention For Reflection on Asia-Africa Spirit
Joaquin Gasgonia Palencia (Philippines) – Banig (The Mat)
Teknis sederhana penggarapan style film ini mampu menggambarkan apa yang ingin disampaikan. Tema dan pilihan ekspresinya memiliki karakter Asia-Afrika.

Special Mention For Exploration on Medium
Billy Christian – Bye Lulla Lullaby
Film ini mampu meramu unsur naratif dan style secara berimbang.

People Choice Award
Tunggul Banjaransari – Namanya Oen: Wilayah Penglihatan Berhenti (39.5% Suara)

(Ghiboo)

SHARE