Don't Worry, Be Preppy

0
68

.Suatu ketika, nama Norman Hilton di Amerika sama happeningnya seperti Ralph Lauren ataupun J. Crew. Sebuah nama yang istimewa di hati semua pria rapi di seluruh negeri, sampai akhirnya sebuah tragedi terjadi.

Nick Hilton, sang putra penerus tahta, telah melakukan revitalisasi yang signifikan terhadap label Norman Hilton dalam bentuk kumpulan sportcoats dari wol Skotlandia yang dipotong dengan menggunakan pola asli dari tahun 1963. Hasilnya adalah koleksi jaket yang abadi dan tahan lama, baik  dalam hal gaya maupun konstruksi.

Waktu berganti, para pria jadi terlihat makin trendy, namun preppy masih tetap di hati. Di musim yang baru ini, Norman Hilton memperkenalkan koleksi pakaian rapi yang tak melulu terbuat dari wol Skotlandia yang halus luar biasa, namun juga dari berbagai material dalam warna yang eksotis seperti navy hopsack, oatmeal linen, tan wool, linen herringbone, dan sutra asli Indian Matka.

Secara keseluruhan kombinasi siluet yang slim berpadu dengan bidang bahu yang natural tanpa bantalan serta notch lapel roll 3/2-nya yang terkenal telah berhasil menghadirkan sebuah penampilan preppy Princeton yang menawan, yang seolah kencang berteriak “Don’t Worry, Be Preppy.”

(Berbagai sumber)

SHARE