Sebuah Cerita Dari Sebuah Euphoria

0
67

.Euphoria konser Maroon 5 masih menyisakan sebuah cerita. Banyak diantara anda yang mungkin beruntung bisa menyaksikan konser mereka dan banyak diantara anda yang mungkin belum beruntung karena tiket yang sold out. Habisnya tiket penjualan konser pertama Maroon 5 di Indonesia disebabkan karena memang kualitas dari Maroon 5 itu sendiri. Kelima personil yang dipimpin Adam Levine mampu memberikan musik unik dengan lagu yang menghibur sekaligus mewakili perasaan dari masing-masing pendengar.

Lebih dari 8000 tiket disediakan oleh sang promotor, JAVA Musikindo. Sementara permintaan akan tiket tersebut pasti jauh lebih banyak. Ada beberapa orang yang mencari tiket masuk konser Maroon 5 dengan berbagai cara. Ada yang membeli tiket punya orang lain yang kebetulan berhalangan hadir, ada yang berusaha mengadu keberuntungannya dengan mengikuti kuis, ada yang mengharapkan jasa dari calo yang belum tentu bisa dipercaya dan yang terakhir ini, tindakan kriminal dengan memalsu tanda pengenal wartawan.

Para wartawan dari berbagai media yang meliput memang mendapatkan ‘jatah’ masing-masing untuk meliput event musik ini. Para wartawan dapat dikenali dari tanda pengenal sesuai masing-masing media. Tapi sayangnya ada beberapa oknum yang berniat jahat dengan memalsukan tanda pengenal media. Dua buah majalah untuk perempuan muda kali ini menjadi korbannya.

Kalau dilihat dari bukti tanda pengenal yang dipalsukan, wajah mereka yang terpampang di foto, masih menunjukan usia muda. Bedanya, kartu tanda pengenal media yang mereka palsukan terlihat lebih tipis seperti kertas karton yang di cetak warna dengan desain hampir menyerupai desain asli kartu tanda pengenal media tersebut. Para pemalsu tersebut datang jauh lebih awal dibanding dengan sang wartawan asli. Sehingga ketika si wartawan asli ingin mengambil ID Card untuk masuk ke konser, mereka tidak akan mendapatkan apa-apa selain rasa bingung dan kesal karena sudah terlebih dahulu diambil oleh sang pemalsu.

Sebegitu besarnya keinginan menonton konser dari musisi idaman sehingga membuat orang berani melakukan tindakan kejahatan, tidak peduli usia, tidak peduli jenis kelamin. Kewaspadaan dari pihak promotor dan konfirmasi awal dari media bisa meminimalisasir kemungkinan dari adanya pemalsuan. Tapi bila anda sangat ingin menonton konser dari musisi idaman anda, mulailah menabung, bila kehabisan tiket, ikutilah kuis kalau masih gagal juga, Tuhan tahu anda sudah berusaha.

(Ghiboo)

SHARE