Maher Zain Berkomunikasi Melalui Musik

0
56

.Sony Music Indonesia (SMI) sebagai salah satu perusahan musik terbesar di Indonesia, tahun 2011 ini mengeluarkan artis barunya, Maher Zain, yang merupakan sosok baru dalam dunia musik. Mengusung nafas Islami yang dibalut musik modern, Maher menjadikan musik sebagai alat komunikasi kepada seluruh dunia. Ia membawa misi dalam musiknya, yakni untuk menghibur dan menginspirasikan banyak orang.  
 
Selain itu, dalam album terbaru “Thank You Allah” pria asal Swedia ini membawa pesan perdamaian dan harapan untuk kedamaian di Palestina melalui lagu berjudul “Palestine Will Be Free”. “Saya ciptakan lagu ini memang untuk Palestina. Jika Anda melihat video klip saya di Youtube, Anda akan tahu bagaimana seorang anak kecil memimpikan perdamaian di dunia. Pesan saya untuk Palestina jangan pernah menyerah,” kata Maher ditemui di Kantor Sony Music.
 
Publik Indonesia memang banyak yang belum mengenal Maher. Namun prestasi bagus yang ia torehkan berhasil meraih posisi puncak di Amazon Music Charts dan nomor 9 di The RNB Charts dengan album “Thank You Allah” yang dirilis tahun 2009. Maher pun lebih dulu dikenal di Eropa, Amerika Serikat, Australia, Timur Tengah, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.  
 
Dengan prestasi yang membanggakan ini, Maher ingin merambah ke industri musik Indonesia. Bahkan dua single Insya Allah yang dinyanyikan duet dengan Fadli ‘Padi’ kini menjadi hit di Indonesia. “Sebenarnya ada dua lagu yang bukan lagu baru. Maksud saya, dalam versi album internasional, lagu tersebut sudah ada, yakni Insya Allah dan For The Rest of My Life. Namun, karena saya baru masuk ke industri musik Indonesia, dua lagu itu dibuat agar lebih bisa mengena ke pendengar di sini,” tuturnya.  
 
Dengan elemen musik RnB yang diramu dengan musik pop serta sentuhan tradisional musik Arab, Turki dan lirik islami yang menyentuh, Maher menjadikan warna tersendiri sebagai pembawa musik islami ke arah modern. “Saya tidak bilang diri saya rapper. Saya hanya menyukai musik RnB sebagai hobi. Karena itu, saya meramu RnB menjadi musik religi yang bisa dinikmati seluruh umat. Agar mereka tau bahwa islam tidak hanya berdiam diri di Masjid, tetapi mencintai musik juga,” ucapnya.
 
Kalau bisa di setiap langkahnya dari setiap perjalanan ke beberapa negara dan daerah di dunia akan dituangkan dalam bentuk syair religi oleh Maher, termasuk tentang Indonesia. Ya, Maher memang berhasil mencuri hati banyak orang. Bahkan konsernya disambut meriah di berbagai negara termasuk Belgia, Kanada, Mesir, Belanda, Prancis, Swedia, dan Amerika. Membernya di halaman Facebook telah mencapai lebih dari 334.177 orang, dan hebatnya Maher juga memiliki fans non muslim.

“Saat konser di Amerika saya bertemu dengan pasangan suami istri usia 60-an. Mereka non muslim, sudah beruban dan datang ke konser untuk bilang mereka menyukai musik saya. Karena itu saya percaya musik memiliki kekuatan yang besar,” tegasnya.
 
Memiliki banyak fans di berbagai negara, tidak lantas membuatnya sombong. Ia sadar bahwa perjalanan hidup setiap orang sudah diatur oleh Allah. Karena itu, ia tidak akan kecewa jika suatu saat popularitasnya menurun dan hidupnya kembali menjadi pria normal tidak lagi terkenal. Maher berharap, musiknya dapat diterima oleh masyarakat Indonesia dengan tidak membeli bajakan dan dapat dijadikan sebagai pesan agama yang berkesan.

(berbagai sumber)

SHARE