Musik Indonesia Di Tangan Siapa?

0
65

.Bagaimana masa depan musik Indonesia? Beberapa diantaranya dibahas diacara ini, ‘Towards The Fortune of Indonesian Music Unlimited 2020 yang diadakan hari ini (02/5) di gedung Graha Citra Caraka Telkom Jl. Gatot Subroto Jakarta.

Seminar musik ini dihadiri oleh pelaku industri musik, mulai dari musisi, label, promotor, publisher, media dan penikmat musik. Dalam acara ini juga terdapat buku yang berisi esay dari Gerd Leonhard yang berjudul Music 2.0. Gerd sendiri merupakan co-author dari buku The Future of Music.

“Musik seperti air, saat ini musik merupakan service bukan lagi sebuah produk. Orang akan membeli botolnya daripada airnya,” ungkap Gerd Leonhard.

Selain itu, seminar musik yang dibahas oleh para pembicara juga berlangsung menarik. Bahkan Tompi yang juga hadir sebagai pembicara di sesi kedua juga ikut bertanya di seminar sesi pertama.

Tompi saat itu mempertanyakan tentang transparansi hasil RBT yang didapatkan oleh musisi selaku pekerja seni. Pertanyaan yang mungkin mewakili perasaan setiap musisi.

Pihak LangitMusik meresponnya dengan klarifikasi bahwa pihaknya tidak akan memanipulasi data yang didapatkan dari perusahaan telco pengelola data. Sementara pemilik Nagaswara Records, Rahayu Kertaguna menyerahkan validitas data RBT kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain seminar ada juga hiburan yang ditampilkan seperti penampilan Indah Dewi Pertiwi, Killing Me Inside dan beberapa hiburan lainnya.

Seperti yang dikatakan Adib Hidayat, moderator pada seminar pertama, musik digital sudah hadir dan kita harus siap. Dari berbagai macam pilihan media untuk menyalurkannya, itu terserah anda untuk memilihnya.

(Ghiboo)

SHARE