Timnas Catur Segera Dibentuk

0
65

.SEA Games 2011 semakin mendekat dan waktu terasa cepat, karenanya persiapan harus tepat, supaya hasilkan kemenangan skak mat.

Latihan dan latihan cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan. Begitu juga yang dilakukan Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) yang sudah dua kali menjadi tuan rumah turnamen catur internasional dan sepertinya tim catur nasional semakin siap hadapi tantangan para tim catur ASEAN di SEA Games ke-26, 11-22 November 2011.

Bagaimana kondisi sebenarnya tim catur nasional. Berikut Kristanus Liem sebagai Ketua Bidang Pembinaan Percasi dan juga Manager Tim Pelatnas Catur SEA Games, memberikan pemaparan mengenai hal tersebut.
Pertama, ia menjelaskan mengenai kapan dibentuknya tim nasional catur.

“Hasil pemilihan baru akan diputuskan awal Juni ini, karena masih ada satu uji coba lagi di kejuaraan Zonal, yaitu kejuaraan antar negara di kawasan Asia Pasifik dimana Indonesia masuk di zona 3.3 kawasan Asia Pasifik, dimana di situ ada 18 negara.

Nah, dalam event ini seluruh atlit Pelatnas akan diberangkatkan ke Tagaytay, Fillipina tanggal 21-29 Mei. Kejuaraan itu dijadikan sebagai ajang penilaian terakhir di samping penilaian lain yang sudah berjalan baik di kejuaraan Asian Cities kemarin maupun sebelumnya di turnamen internasional lain dan juga kompetisi internal yang sudah dijalankan antar mereka sendiri. Semua rangkaian itu menjadi penilaian, sehingga nanti yang akan terpilih menjadi tim inti SEA Games catur adalah mereka yang benar-benar terbaik di Indonesia.”

Kedua, bagaimana dengan Peta Pertandingan Catur di SEA Games Nanti?

“Nanti di SEA Games, pertandingan catur akan digelar di Palembang. Untuk nomor catur tidak ada nomor beregu, yang disebut beregu adalah sepasang, satu putra satu putri. Jadi kita nantinya lebih menekankan ke spesialisasi, karena nomor yang dipertandingkan berbagai jenis, beda dari sebelumnya biasanya satu jenis saja.

Dulu biasanya cuma ada catur klasik saja, kalau sekarang ada catur kilat, yaitu catur yang dimainkan tiga menit plus dua detik perlangkah. Kemudian, ada catur cepat dengan dua puluh lima menit plus sepuluh detik perlangkah. Lalu juga ada catur buta, yaitu main catur tanpa melihat papan catur. Selanjutnya ada nomor Catur Asean, yaitu catur yang agak berbeda dengan catur internasional. Ini jenis permainan yang sering dimainkan di negara Indocina seperti Kamboja, Thailand, Myanmar dan Laos.

Ketiga, siapa lawan berat bagi timnas nanti?

“Kalau kita lihat, peserta yang berasal dari ASEAN dan berada di atas tim Indonesia di kejuaraan Asian Cities kemarin, hanya Filipina, yang berhasil masuk peringkat empat. Tagaytay merupakan tim terkuatnya Fillipina yang saat ini bisa merfleksikan kekuatan Filipina. Keempat orang yang mengikuti kejuaraan ini bisa dikatakan empat dari enam besarnya Filipina.

Serta Vietnam yang juga adalah kekuatan catur utama di tingkat Asean, di samping Filipina, terutama untuk nomor putra. Kalau Vietnam, putra maupun putri mereka kuat. Jadi tidak mudah kita menyusul, karena Vietnam sendiri sudah lama sekali pembinaan caturnya. Dan di sana, pembinaan catur benar-benar diperhatikan oleh negara, jadi kalau ada event internasional dimana saja, mereka bisa mengirimkan puluhan pemain.”

Terakhir target apa yang ingin dicapai di SEA Games nanti?

“Dari sembilan medali emas yang diperebutkan, kita menargetkan dua medali emas, untuk sementara itu saja dulu. Sebaiknya kita menekankan pada persiapan dibandingkan kita mengumbar target. Karena pengalaman di SEA Games 2005, dimana catur dipertandingkan, dari delapan emas yang diperebutkan seluruhnya diraih oleh Vietnam.”

Hopefully hasil nanti melebihi target. Semangat!

(Ghiboo)

SHARE