Posisi Tidur Salah Picu Gangguan Kesehatan

0
54

.Banyak yang mengeluhkan bangun pagi dengan keluhan sakit punggung, leher, dan perasaan tak enak di pagi hari. Waktu tidur malam yang cukup bukan berarti seseorang bangun dalam keadaan bugar. Posisi tubuh selama tidur menentukan kualitas tidur seseorang. Tidur yang salah dapat memunculkan keluhan sakit leher, masalah perut, bahkan menimbulkan keriput dini.

Ada plus dan minus dari berbagai posisi tubuh saat tidur, berikut di antaranya:

Menelungkup
Posisi ini sangat baik mencegah sakit leher dan punggung, mengurangi risiko refluks, meminimalkan keriput, serta mempertahankan bentuk payudara. Pakar dermatologis di Saint Louis University, Dee Anna Glaser, mengatakan, meski relatif paling aman, potensi seseorang mendengkur semakin besar dalam keadaan telungkup. “Mendengkur biasanya paling sering dan paling parah pada posisi ini,” ujarnya.

Telentang
Posisi tidur ini membuat kepala, leher dan tulang punggung dalam posisi netral. “Anda tak akan mengalami tekanan ekstra pada punggung,” ucap  Steven Diamant, seorang ahli tulang belakang di New York. Posisi telentang juga mencegah terjadinya acid reflux. Dr Olson mengatakan, jika kepala diangkat, perut akan berada di bawah kerongkongan sehingga asam atau makanan tidak naik ke kerongkongan.

Agar nyaman pada posisi telentang, gunakan satu bantal dengan ketinggian sedang untuk menopang kepala dan leher. Bagi yang memiliki masalah mendengkur, Dr Olson menyarankan untuk tidur dengan posisi telentang menggunakan bantal tipis atau tanpa bantal sama sekali.

Menyamping
Posisi ini sangat baik bagi wanita yang sedang hamil, mengurangi dengkuran, sakit leher, dan punggung. Namun, tidur dengan satu sisi tubuh buruk bagi kecantikan payudara dan kulit. Menurut pakar kesehatan Roshini Rajapaksa, tidur menyamping membuat peregangan pada persendian, tekanan pada kulit wajah serta payudara. Roshini menyarankan agar selama kehamilan dengan kandungan yang mulai membesar wanita tidur menyamping ke sisi kiri. Gunakan jenis bantal yang agak tebal sehingga mengisi ruang di bahu, agar kepala dan leher dalam posisi netral.

Melengkung
Menurut Dr Olson, posisi melengkung seperti layaknya janin dalam perut memiliki manfaat seperti mengurangi dengkuran dan baik bagi wanita hamil. Namun posisi ini juga akan mengurangi pernapasan lewat diafragma akibat tekanan lutut, risiko pegal pada leher, punggung dan sendi terutama bagi penderita rematik.

“Posisi melengkung akan membuat kerutan berlebih pada wajah dan payudara lebih kendur,” ujar Dody Chang, seorang ahli akupunktur di Center for Integrative Medicine di Greenwich Hospital di Connecticut.  Dia menyarankan untuk tidak melakukan posisi melengkung ekstrim.

Jangan asal empuk yah, posisi tidur yang benar harus diperhatikan sebelum tidur.

(berbagai sumber)

SHARE