Wonderful Dresses of Met Costume Institute Gala 2011

0
45

.Met Costume Institute Gala 2011 telah tiba, dan tahun ini adalah sebuah penghormatan untuk mendiang Alexander McQueen. Seluruh selebriti mulai dari aktris, musisi, sosialita dan desainer berlomba turun ke karpet merah di Metropolitan Museum of Art, New York, dengan berbagai kostum terbaik yang tentu saja didominasi oleh label Inggris paling canggih itu.

Beberapa tampak sangat berkilau dengan gaun yang elegan dan stylish, sebagian yang lain terlihat bold dengan cutting tajam dan detail yang one-of-a-kind. Gemerlap Met Gala bahkan dapat dikatakan lebih terang dari suasana Grammy dan acara penghargaan lainnya, karena setiap gaun disini lebih beragam dan memiliki keunikan sendiri yang secara eksplisit mewakili signature-style para pemakainya.

Mulai dari Gisele Bundchen, Sarah Jessica Parker, Naomi Campbell hingga Daphne Guinness, tampil memukau dalam kegilaan siluet Alexander McQueen yang begitu khas. Blake Lively yang baru saja mengubah rambutnya menjadi merah tampil cantik dan menggoda dalam gaun Chanel Couture dengan drapery seksi berwarna abu-abu. Sementara Jennifer Lopez memanfaatkan momen kebangkitan warna cerah dengan mengenakan gaun berwarna hot pink berhiaskan bolero bunga dari Gucci. Rihanna tampil daring dengan stiletto super tinggi yang dikenakan bersama lace dress hitam tembus pandang, dilengkapi rambut panjang ditata kepang.

Evan Mendez tampil mengagumkan dalam pleated maxi dress berlengan separuh, dipercantik dengan belt dan perhiasan berwarna emas. Biru juga menjadi pilihan Madonna, yang mengenakan gaun beraksen bintang pada bagian samping pinggang dari Stella McCartney. Kemilau emas dan sederhananya nude berpadu dan melekat baik dalam tubuh dua ibu hamil nan cantik, Kate Hudson dan Jessica Alba. Sementara Beyonce tampil memamerkan bentuk tubuh jam pasirnya dengan gaun sangat ketat dari Emillio Pucci, Isabel Lucas memilih gaun lipit berwarna pink dari Louis Vuitton yang menjuntai indah. Kompak bergaya vintage adalah konsep si kembar Mary-Kate dan Ashley Olsen yang membungkus tubuh mungil mereka dengan gaun panjang bervolume dalam warna merah api dan hitam-putih.

Anna Wintour, editor-in chief Vogue Amerika yang juga hadir malam itu, tampak tak beristirahat dari berbagai gaun Chanel yang selalu dipakainya tiap tahun, hanya saja kali ini ia terlihat berbeda dengan memilih Chanel Couture dengan color blocked sequin sebagai penunjang tubuh rampingnya. Begitu pula keputusan yang diambil putrinya, Bee Shaffer, yang memilih gaun maroon Balenciaga untuk menemani langkahnya. Mengapa keduanya tak mengenakan gaun Alexander McQueen dalam acara penghargaan untuk sang desainer yang meninggal dunia tahun lalu? Apalagi Anna adalah pemimpin acara pada malam itu, maka sebenarnya ia diharapkan lebih untuk menjunjung salah satu karya McQueen semasa hidupnya. Tetapi kembali lagi, bahwa setiap orang berhak memakai sesuatu yang ia sukai. Lagipula, siapa yang sanggup membantah editor paling berpengaruh di dunia?

(Berbagai sumber)

SHARE