Afghanistan Tempat Terburuk Bagi Ibu dan Anak!

0
68

.Associated Press melaporkan Indeks Ibu Tahunan ke-12, Save the Children, yang dirilis Selasa kemarin (3/5/2011). Sebuah studi mengukur tentang keadaan terbaik ibu dan bayi di negara-negara di dunia. Studi seperti ini selalu dirilis setiap taun menjelang hari ibu. Ini menganalisa indikator-indikator masalah ibu dan anak dan mempublikasikan informasi pada 164 negara.

Tempat terbaik di dunia untuk menjadi seorang ibu adalah Norwegia. Tercatat angka kematian ibu dan anak di sana rendah. Harapan hidup perempuan dan tahun ajaran di sekolah sangat tinggi. Perempuan Norwegia bisa hidup hingga umur 83 tahun. Hanya satu dari 175 orang yang akan ditinggal mati anaknya saat si kecil memasuki tahun kelima hidupnya. Para personel kesehatan ahli ditemukan pada setiap proses kelahiran di Norwegia. Selain itu, cuti hamil di sana bisa mencapai satu tahun. Mengikuti kesuksesan Norwegia adalah Australia dan Iceland.

Amerika di posisi ke-31, sedang Afghanistan menjadi tempat terburuk bagi para ibu dan anak. Negara – yang pernah ditinggali pemimpin Al Qaeda yang tewas di tangan pasukan Amerika, Osama Bin Laden – ini menduduki peringkat terakhir. Survei menunjukkan harapan hidup perempuan di Afghanistan hanya hingga 45 tahun – terendah di dunia – dan satu dari 11 perempuan sekarat saat melahirkan. Sementara itu, satu dari tiap lima anak di negara ini tidak bertahan hidup hingga usia lima tahun. Ini belum lagi diperburuk dengan hanya terdapat 14 persen ahli kesehatan pada total jumlah kelahiran di sana.

Perbedaan cukup terlihat dari penggunaan alat kontrasepsi modern. Sebanyak 82 persen perempuan Norwegia menggunakannya, sementara di Afghanistan hanya berada di bawah 16 persen.

“Keputusasaan manusia dan kehilangannya kesempatan mewakili jumlah angka yang dibutuhkan para ibu di manapun untuk diberikan peralatan dasar yang dibutuhkan untuk memutuskan lingkaran kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup untuk diri mereka sendiri, anak-anak mereka, dan untuk generasi yang akan datang,” demikian pernyataan dalam laporan tersebut.

Save the Children yang bermarkas di Amerika Serikat mengatakan pemerintag dan agency internasional dapat membantu merubah banyak perempuan dan gadis di negara berkembang dengan meningkatkan kesempatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi mereka. Prestasi Amerika yang buruk (peringkat ke-31), karena tingkat kematian ibu satu banding 2.100 adalah di antara yang tertinggi pada negara industri. Melebihi Italia dan Irlandia, tingkat kematian akibat kehamilan terjadi tujuh kali lebih banyak di sana dan kemarian ibu 15 kali lebih banyak dari yang terjadi di Yunani.

(Berbagai sumber)

SHARE