Bagi Osama Bin Laden, Perempuan Hanyalah Alat Transportasi

0
80

.Pemimpin kelompok Jihad Al Qaeda, yang baru saja terbunuh dalam serangan pasukan khusus Amerika Serikat ke Pakistan, Osama Bin Laden (1/5/2011), terbukti memandang rendah perempuan.

Kaum hawa tak lagi dipandangnya sebagai manusia, melainkan alat transportasi. Untuk menyesuaikan aturan agama Muslim yang hanya memperbolehkan seorang pria maksimal memiliki empat istri, Osama pun menceraikan salah satu dari keempat istrinya terdahulu. Ini agar ia bisa menikahi Amal Ahmed Abdul Fatah (29) secara sah. Fatah pun kemudian menjadi istri keempat dan perempuan kelima yang dinikahinya.

Dilansir dari New York Post, Osama pernah mengungkapkan, bahwa menurutnya pernikahan poligami adalah yang terbaik. Katanya, “Satu (istri) itu baik, seperti berjalan. Dua (istri) seperti mengendarai sepeda, cepat tapi sedikit tidak stabil. Tiga itu sepeda roda tiga, stabil tapi pelan dan kemudian kita sampai ke istri keempat, ah! Inilah yang paling ideal. Sekarang kamu bisa menyalip siapapun!”

Ego kelelakiannya pun tersirat dengan cukup jelas pada surat permintaan terakhirnya – tertanggal 14 Desember 2001 – yang ditujukan pada istri-istrinya. Menurut surat kabar Kuwaiti, Osama menulis, “Jangan mempertimbangkan untuk menikah lagi. Mengabdilah untuk anak-anakmu dan tuntun mereka ke jalur yang benar.”

Memprihatinkan sekali. Seorang lelaki yang dengan egoisnya memerintahkan istri-istrinya untuk tidak lagi menikah dan cukup mengabdi pada anak-anaknya, justru telah memberi contoh dan bukti kuat, bahwa dirinya tidak mampu melakukan hal itu, sebab dirinya sibuk ‘mengoleksi’ istri dan menyamakan mereka hanya sebagai alat transportasi.

(Berbagai sumber)

SHARE