Mau Dibawa Kemana Sepakbola Indonesia?

0
60

.Keputusan FIFA mengenai sudah tidak kredibelnya kepemimpinan PSSI di bawah Nurdin Halid di sambut gembira masyarakat bola di Indonesia serta pembentukan Komite Normalisasi sebagai pengurus sementara PSSI. Namun keputusannya yang ketiga mengenai tidak diperbolehkannya lagi George Toisutta dan Arifin Panigoro untuk dicalonkon menjadi Ketua PSSI menjadi polemik baru.

Para pendukung yang menamakan diri kelompok 78, menganggap FIFA tidak memahami situsasi di Indonesia. Berdasarkan itu ketua Komite Normalisasi (KN) yang ditunjuk FIFA yaitu Agum Gumelar berusaha memperjuangkan kedua nama tersebut dengan datang langsung ke Zurich menemui Presiden FIFA. Tetapi tetap FIFA menolak nama tersebut.

Dialog Nasional yang diadakan Antara yang bertempat di Wisma Antara, sore tadi, mencoba mencari solusi persoalan tersebut dengan tema “Mau Dibawa Kemana Sepakbola Indonesia?”

Dibawakan oleh, Khalid Zahidi dengan keynote speaker Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, pengamat sepakbola Bambang Waluyo dan presenter acara bola, Ricky Jo. Mencoba memberikan gambaran dan tanggapan terhadap kasus yang terjadi.

Dalam dialog tersebut, Agum Gumelar memberikan tiga opsi terhadap keputusan FIFA untuk George Toisutta dan Arifin Panigoro yaitu:

“1. Bentuk tim yg kuat, untuk segera berangkat ke Zurich, untuk memperjuangkan seperti apa yang saya lakukan. Untuk meyakinkan FIFA menganulir keputusannya. Silahkan masih ada waktu.
2. Gunakan jalur hukum, sidang arbitrase internasional, adukan FIFA kesitu, ke jalur hukum.
3. Semua Rakyat Mendukung dan akan bangga dan bahagia kepada mereka, kalo mereka legowo demi untuk kepentingan yang lebih besar, menerima kenyataan ini. Ini opsi ketiga dan saya sangat mendambakan opsi ini, Saya akan angkat topi salut kepada Pak George dan Pak Arifin.”

Pada intinya, mereka sepakat, agar para tokoh-tokoh persepakbolaan nasional dapat “menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan lainnya.” Sehingga menuju persepakbolaan tanah air yang didambakan masyarakat.

Yuk, dukung kongres PSSI untuk menuju jayanya sepakbola Indonesia.

(Ghiboo)

SHARE