Barbie-nya Besaaaarrr….

0
80

.Boneka yang identik berbentuk tubuh sexy, pirang, dan cantik – Barbie – ternyata memiliki sejarah yang tak ‘semulus’ kulit tubuhnya. Mattel, perusahaan mainan yang membuat dan mengeluarkannya kerap mengalami jatuh bangun dalam memperdagangkan boneka-boneka tersebut.

Associated Press melaporkan, baru-baru ini Matel dituntut oleh aktris Amerika senior, Donna Douglas. Aktris yang telah berusia 77 tahun itu merasa tidak pernah memberi izin resmi pada Matel untuk menggunakan foto wajahnya pada kemasan barbie Elly May, yang sudah mulai diperkenalkan ke publik akhir tahun kemarin. Elly May Camplet sendiri adalah karakter yang diperankan Douglas dalam serial TV, The Beverly Hillbillies.

Sementara itu, juru bicara Matel, Jules Andres, membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan pada The Lookout, Matel telah mendapat izin resmi dan hak atas produk itu melalui jalur dan pihak yang tepat. Perusahaan mainan tersebut juga telah merilis boneka-boneka berdasar beberapa karakter serial TV lawas, ‘I Dream of Jeannie’ dan ‘Bewitched’.

Permasalahan Barbie Mattel tidak berhenti di situ. Pada 2009 lalu. Matel meluncurkan sebuah boneka Ken (boneka versi pria) bernama Sugar Daddy Ken. Nama tersebut membuat banyak orang meradang, karena dianggap tak sopan. Perusahaan mengklaim, nama tersebut diambil dari nama anjing sang boneka, yang memiliki nama Sugar, bukan istilah miring bagi laki-laki yang menghujani perempuan dengan uang demi kepuasan sex. Lagi-lagi, Matel berkilah, “Kini, koleksi ini ditargetkan untuk orang dewasa. Sementara nama boneka benar-benar merujuk pada nama anjing itu. Menurutku orang akan berinterpretasi sesuai keinginan mereka sendiri,” jelas juru bicara Michelle Chidoni pada ABC saat itu.

Begitu juga dengan ukuran bentuk tubuh boneka barbie itu sendiri. Sudah banyak kritik yang ditujukan padanya, karena seperti mempromosikan ukuran tubuh yang berlebihan dan tidak nyata bagi para gadis. Bulan lalu, bahkan seorang mahasiswi, Galia Slayen, membuat barbie seukuran dirinya untuk mendukung kampanye National Eating Disorders Awareness Week. Matel mengelak dengan mengatakan, bahwa para gadis bisa melihat imej tubuh perempuan di mana-mana dewasa ini dan seharusnya para orangtua dapat dengan kristis memberikan perspektif mereka pada sang anak. Tubuh barbie tidak akan pernah meniru proporsi tubuh manusia yang sebenarnya, demikian menurut juru bicara Matel kepada MSNBC.

Jauh sebelumnya perusahaan ini juga banyak diprotes kelompok-kelompok perempuan akibat menciptakan stereotip perempuan yang lemah terhadap mata pelajaran matematika. Hal itu diwujudkan dengan munculnya boneka Barbie yang dapat bersuara, “Math class is tough!” (baca: kelas matematika itu susah!). Oleh sebab itu, suara tersebut dihilangkan pada 1992. Kini (sejak tahun lalu) Matel pun menjual Barbie insinyur komputer.

Wah berliku juga perjalanan Barbie!

(Berbagai sumber)

SHARE