Skid Row-Jamrud hentak rockers Jakarta

0
271
Skid Row sambangi Jakarta (foto:247-las-vegas.com)

Konser Skid Row vs Jamrud masih akan digelar di enam kota besar di Indonesia

Skid Row sambangi Jakarta (foto:247-las-vegas.com)
Skid Row sambangi Jakarta (foto:247-las-vegas.com)

Ghiboo.comDua band rock beda negara, Skid Row dan Jamrud sukses mengawali bulan Oktober tahun ini dengan pergelaran konser yang membara di tanah air.

Konser yang dihelat di Lapangan D, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10) malam ini, mengusung tema Log2Rock, yang berarti konser ini dipromotori oleh Log Zhelebour, seorang produser musik band rock di Indonesia. Sedangkan, 2Rock sendiri bermakna adanya dua band rock dalam satu panggung.

Sebelum konser dimulai, area Lapangan D Senayan terlihat sudah dipadati para pecinta musik rock, yang berpakaian serba hitam. Dan, tepat pukul 20.10 WIB, konser pun dibuka dengan penampilan band Jamrud.

Band yang kini dimotori Krisyanto (vokal), Aziz (gitar), Ricky (bass), Irwan (gitar) dan Denny Rachman (drum) ini, seketika menghentak dengan dua lagu sekaligus, Viva Jammers dan Datang Sikat Kabur.

“Halo Jakarta, senang akhirnya Jamrud main di Jakarta lagi. Kita akan disini sebelum nanti kalian akan dihibur Skid Row” sapa Kris ke penonton.

Band yang pernah beberapa kali mengalami perombakan personel ini pun lanjut menghibur penonton dengan lagu The Devil Wears Batik, Sepertinya Hati Ini, Terbakar’, Setan Manisku dan Naksir Abis.

Beberapa saat, semangat penonton yang menyaksikan penampilan konser Jamrud sempat menurun. Melihat hal ini, Aziz Cs pun tidak tinggal diam.

“Kayaknya enggak semangat nih? Ziz, kayaknya kita harus bawain lagu-lagu lama dulu deh,” kata Kris lagi, yang disambut riuh dan tepuk tangan penonton.

Lagu Jamrud yang pernah hits seperti, Kabari Aku, Berakit-rakit, Nekat pun sukses memecut semangat penonton untuk kembali berjingkrak.

Diakhir penampilannya, band asal Cimahi, Jawa Barat ini menyuguhkan lagu cadas yang sempat nge-hits di tahun 1997, Putri.

Skid Row Cadas Luar Biasa

Rehat setengah jam, setelah Jamrud berlalu dari atas panggung, tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB, akhirnya band yang dinantikan, Skid Row tampil.

Lengkingan suara Johnny Solinger, sang vokalis Skid Row berteriak ‘Jakarta!” membuat penonton semakin berhimpun ke tengah panggung.

Band yang digawangi Johnny (vokal), Dave “The Snake” Sabo (gitar), Scotti Hill (gitar), Rachel Bolan (bass) dan Rob Hammersmith (drum) ini membuka konser dengan lagu Slave To the Grind yang nge-hits di tahun 1991.

“Hallo, selamat malam Jakarta. Bagaimana malam ini? Ini malam yang indah, walaupun ini hari Senin (maksudnya Selasa). Disini tidak ada mama kalian kan? Jadi, kita bisa nge-rock malam ini,” sapa Johnny sambil mengajak bercanda penonton.

Kemudian band rock asal Amerika Serikat ini pun melanjutkan penampilan mereka, dengan meluncurkan lagu Let’s Go, Piece Of Me, 18 And Life, New Generation, Makin a Mess, dan In A Darkened Room.

Meski tak muda lagi, dan tak bisa dibohongi bila bobot badan para personel Skid Row memang lebih terlihat tambun, namun bukan berarti membuat mereka menjadi lamban.

Terbukti dari aksi panggung mereka kemarin malam, rock cadas masih mengalir kental dalam ke-lima personel Skid Row.
Johnny, sang vokalis masih mampu mengejutkan telinga penonton dengan lengkingan dan suara cadasnya.

Tidak hanya Johnny, dua gitaris, Dave dan Scotti juga terlihat masih semangat. Keduanya kerap berlarian di atas panggung, sambil mengangguk-anggukan kepala mengikuti hentakan drum Rob.

Babat habis dengan musik bertempo cepat, Skid Row beberapa saat mencoba suasana lebih tenang. Dihadirkannya sebuah gitar akustik di atas panggung oleh kru, membuat penonton langsung bersorak.

Penonton pun sadar betul, bila Skid Row akan membawakan lagu paling hits mereka, I Remember You. Seketika, seluruh penonton di Lapangan D pun memadukan suara dan menyanyikan lagu ini bersama.

Tampil 1,5 jam, Skid Row pun menutup penampilan mereka dengan encore tiga lagu sekaligus. Diantaranya, Riot Act, Get The Fuck Out dan Youth Gone Wild.

Penampilan Skid Row vs Jamrud tidak sampai di Jakarta saja. Selanjutnya, pergelaran konser Log2Rock akan berlanjut ke kota Bumi Siliwangi, Bandung (3 Oktober), Boshe Cafe, Bali (4 Oktober), Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang (6 Oktober), Lapangan Kridosono, Yogyakarta (8 Oktober), Lapangan Rampal, Malang (10 Oktober), dan di tutup di Pantai Kenjeran, Surabaya (12 Oktober).

 

SHARE