Kerispatih peduli bentuk tubuh

0
147
Kerispatih kini tampil lebih 'slim' dan atletis (foto: Ghiboo / Tomi Nala)

Badai dan Arief mengubah pola makan dan menjalani latihan fitnes demi bentuk tubuh yang atletis.

 

Kerispatih kini tampil lebih 'slim' dan atletis (foto: Ghiboo / Tomi Nala)
Kerispatih kini tampil lebih ‘slim’ dan atletis (foto: Ghiboo / Tomi Nala)

Ghiboo.com – Ada yang berbeda dari penampilan para personel Kerispatih saat hadir di jumpa pers siaran Sabotase I Radio, Selasa (1/10) kemarin.

Perbedaan terasa pada bagian bentuk tubuh para personel Kerispatih, khususnya Badai (keyboard) dan Arief (gitar) yang terlihat lebih berbentuk dan atletis.

Saat ditanya Ghiboo, apa yang sebenarnya terjadi dengan bentuk tubuh mereka, Arief dan Badai pun kompak mengaku kalau mereka memang sedang menjalani program diet, guna memiliki bentuk tubuh proporsional.

“Dari dulu yang signifikan punya badan gemuk itu, saya dan Arief. Kalau kayak Andika (bass), Anton (drum) dan Fandy (vokal) itu konsisten segitu-gitu saja.

“kalau gue dan Arief memang diet dan fitnes. Gue diet sudah setahunan, kalau Arief setahun lebih. Yang mulai duluan itu Arief,” jelas Badai, kepada Ghiboo, Selasa (1/10).

Adapun alasan dua musisi ini mulai serius untuk diet, karena mereka menyadari kondisi yang kurang baik telah terjadi dalam tubuh mereka.

“Kalau gue karena berasa sudah berat dan kalau manggung sudah ‘engap’ (sesak). Teman-teman juga sudah bilang gendut. Dan, setelah gue lihat foto-foto, baru sadar kalau gue itu memang gendut,” ungkap Arief.

“Kalau gue sendiri sebenarnya sudah pernah diet, waktu sebelum gue nikah, tapi enggak ada perubahan. Ditambah setelah menikah, semuanya terasa senang, tambahlah berat badan gue,” timpal Badai.

Fitness dan ubah pola makan

Dalam kurun waktu sekitar satu tahun menjalani penurunan berat badan dan pembentukan bentuk tubuh, kini kedua musisi ini telah memiliki bentuk badan yang mereka inginkan.

Diakui, Badai mengalami berat badan sampai 27 kg. Sedangkan, Arief dari berat 77 kg turun menjadi 60 kg.

Hasil memuaskan ini bukan tanpa usaha dan komitmen dari Badai dan Arief. Keduanya mengaku sudah menjalani jenis treatment. Dari mengatur pola makan sampai olahraga.

“Untungnya gue punya pelatih fitnes yang mengarahkan gue untuk kurus. Gue fitnes seminggu dua kali. Soal makan, gue tetap tiga kali makan (sehari), hanya kadarnya gue konsepkan low karbon dan high protein.

“Jadi, gue banyakin makan ikan, ayam daging, tapi nasi, goreng-gorengan, pokoknya yang tipenya karbohidrat tinggi itu gue kurangi. Dan, gue mengkonsumsi beras merah,” terang keyboardis bernama lengkap Doadibadai Hollo ini.

Senada dengan Badai, Arief pun mengungkapkan treatment diet yang dijalaninya.

“Kurang lebih sama dengan Badai. tapi, yang pasti pagi gue makan oatmeal. Awal-awal sih seneng, karena susu, tapi lama-lama bosan juga, tapi ditahan-tahanin. Makan tetap tiga kali sehari.

“Lalu ditambah latihan fitness seminggu tiga kali, kalau Badai pakai personal trainee, saya enggak. Cuma rutin ngikutin kelas-kelas yang ada,” lanjut Arief.

Menjalani program diet, bukan berarti mudah dijalani baik Badai maupun Arief. Keduanya pun mengungkapkan betapa sulitnya bertahan dengan komitmen pola makan yang teratur.

“Awalnya iya. Tiga bulan pertama gue cuma makan rebusan. kentang, toge, sayuran semua rebusan tanpa nasi, hanya daging atau ikan. tapi, setelah turun 15 kg semua sudah terasa normal,” tutup Badai.

Well, walaupun tersiksa tapi hasilnya memuaskan kan Badai? Ada yang berniat membentuk tubuh lebih kencang atau atletis? Tidak ada salahnya, Anda mengikuti pola diet Badai dan Arief ini.

Selamat mencoba…

SHARE