Superman Is Dead Peduli Bali

0
768
Bobby Kool [Lead gitar dan vokalis]

“Bali hanya butuh penyelesaian dari isu kerusakan alam.”

SID yang sedang gencar promo album terbaru bertajuk Sunset di Tanah Anarki di Radio.
SID yang sedang gencar promo album terbaru bertajuk Sunset di Tanah Anarki di Radio.

Teks dan Foto @boyMALI

[dropcap style=’square’]”J[/dropcap]ika kami bersama, nyalakan tanda bahaya, musik akan menghentak anda akan tersentak‘ sepenggal lirik lagu Superman Is Dead ternyata tidak membayangi saat harus bertemu dan melakukan interview singkat bersama personelnya.

Bobby Kool, Eka Rock, dan Jerinx yang tampil gahar saat berada di panggung ternyata cukup humble, friendly, dan bisa diajak bercanda meski saat itu raut wajah lelah tak bisa disembunyikan ketika ditemui di gedung Sarinah lantai 8. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena memang band asal Bali tersebut sedang gencar promo album baru bertajuk Sunset di Tanah Anarki.

Bobby Kool yang bertugas sebagai vokalis sekaligus gitaris bercerita bahwa album barunya ini berisi 17 lagu, dan sudah hampir setahun proses penggarapannya.

17“Dari 17 lagu, dua lagu yaitu ‘Jadilah Legenda’ dan ‘Belati Tuhan’ sudah ada video klipnya. Dengan album ini kami mau seluruh warga Indonesia, khususnya orang Bali tetap mencintai alam dan menjauhkan diri dari sifat serakah,” ujar Bobby dengan logat Bali kental.

Kecintaan personel SID terhadap bangsa dan tanah kelahirannya juga ditunjukkan Jerinx sang drummer yang menganggap dua event internasional yakni Miss World dan APEC di Bali adalah bentuk eksploitasi dan mencari keuntungan segelintir orang.

“Pemerintah bilang ini supaya Bali terkenal. Bali nggak butuh itu. Karena sudah terkenal, Bali hanya butuh penyelesaian dari isu kerusakan alam dan lingkungan, juga kemacetan. Masih banyak wilayah yang lebih bagus dari Bali, tapi pemerintah nggak pilih. Jadi saya rasa ini hanya untuk kepentingan dan keuntungan sejumlah pihak saja,” ceritanya dengan raut wajah cukup serius.

Jika kedua temannya menunjukkan kecintaan terhadap bangsa dengan komentar cukup mendalam, maka Eka Rock, pencabik bas yang mempunyai bisnis di bidang teknologi informasi mengingatkan teman-teman musikus lain agar berhati-hati jika diminta tampil dalam kampanye politik karena nantinya akan bisa memihak salah satu golongan demi kepentingan yang tidak jelas.

Usai banyak bercerita tentang kecintaan terhadap bangsa dan tanah kelahiran, Ghiboo mengajak Superman is Dead untuk menjawab 5 pertanyaan This or That. Simak jawaban mereka.

Blink182 or Endank Soekamti?
Bobby Kool Endank Soekamti – karena kenal secara pribadi.
Eka Rock Endak Soekamti – karena personelnya fun dan kreatif.
Jerinx Endak Soekamti – karena tidak kenal personel Blink182.

Base Camp or Recording Studio ?
Secara kompak mereka bertiga langsung memilih studio.
“Studio bisa jadi base camp!” – Bobby Kool.

More tattoos or more piercings?
Bobby Kool Tambah tatto. Ini karena saya suka piercing, dan biar tubuhnya nggak banyak yang dilubangin.
Eka Rock Tatto [tanpa alasan karena terlalu lama berpikir].
Jerinx Tatto [tanpa alasan dan menunjukkan muka lelah].

Superman or Batman?
Bobby Kool Batman – karena suka warna hitam.
Eka Rock Batman – karena suka warna gelap, Batman kan munculnya kalau gelap..
Jerinx Batman — karena saya yakin bahwa Batman masih manusia.

Groupies or Journalist?
Ketiganya sepakat memilih Jurnalis.
“Jurnalis juga banyak yang jadi groupies band, hahaha..” – Eka Rock.

Luna Maya or Cut Tary?
Jerinx  Atau! – “Pilihannya sulit sekali itu..”
Eka Rock  Atau! – “Dua-duanya bagus, saya tidak bisa pilih satu, jadi saya pilih si atau saja!”
Bobby  Saya tetap pilih Luna Maya, walaupun tidak kenal Luna dan tidak kenal juga sama Cut Tary. «

SHARE