Riri Riza: Tidak Melulu Soal Politik

0
192

“Indonesia tidak melulu soal politik atau ekonomi. Ini yang coba saya tunjukkan lewat film ini,” imbuhnya.

Riri Riza
Riri Riza

Teks: @haabibonta
Foto: @Bayuherdianto88

[dropcap style=’square’]S[/dropcap]OKOLA Rimba, film terbaru besutan Riri Riza dan Mira Lesmana mulai tayang serentak di seluruh bioskop pada 21 November 2013. Film ini bercerita tentang perjuangan Butet Manurung dalam mendidik anak-anak Rimba di hutan pedalaman Jambi agar mengerti baca tulis.

Selain bercerita tentang perjuangan Butet, Riri juga menyisipkan kearifan lokal yang dimiliki Suku Anak Dalam. “Saya ingin agar masyarakat luas tahu bahwa Indonesia sangat kompleks. Tidak bisa kita sama ratakan semuanya, terutama dalam hal pendidikan. Lihatlah Butet bagaimana ia mengajar?” ungkap sutradara jebolan Institut Kesenian Jakarta ini.

“Indonesia tidak melulu soal politik atau ekonomi. Ini yang coba saya tunjukkan lewat film ini,” imbuhnya.

Riri bercerita kalau film ini membutuhkan waktu riset selama enam bulan penuh dan tiga kali pulang pergi untuk memetakan situasi. “Beruntung ada Butet yang mendampingi. Jadi proses negosiasi dengan mereka [orang Rimba-red] jadi lebih mudah,” tutur Riri.

Menurut sutradara yang juga mengomandani film Laskar Pelangi ini, ia tidak menemukan kesulitan ketika harus memandu adegan yang dilakukan orang-orang Rimba tersebut. Justru dia yang kemudian yang harus beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

“Mereka anak-anak yang hebat. Mereka spontan dalam berimprovisasi dan tidak terganggu ketika kamera berpindah. Lagi pula, saya juga menginginkan mereka menjadi diri mereka sendiri,” ujar Riri.

Riri dan Mira membeberkan bahwa proyek film ini baru dibicarakan ketika Ubud Writer Festival. Kedua sahabat ini bertemu dengan Butet dan meminang bukunya untuk diangkat ke layar lebar. Riri pun mengakui kalau dirinya kagum dengan kegigihan Butet Manurung sebagai seorang guru. Ia juga meresa klik bekerja dengan ‘Guru Rimba’ tersebut.

Riri sengaja mengunakan latar hutan sebenarnya, tanpa setting tertentu. Serta meminta para orang Rimba ikut andil dalam proses penggarapan film ini. Itu semua dimaksudkan agar mereka dapat menjiwai peran masing-masing dan menyalurkannya kepada penonton.

“Lewat film ini, saya ingin mereka [orang-orang Rimba-red] menceritakan kisah mereka sendiri,” ucap Riri menutup pembicaraan. «

Mira Lesmana
Mira Lesmana

Mira Lesmana Takut Pacet

The Dynamic Duo Mira Lesmana dan Riri Riza strikes back! Ditandai dengan launching film terbaru mereka, Sokola Rimba pada Selasa [13/11]. Dalam film kali ini, Mira dan Riri menggaet artis cantik, Prisia Nasution untuk menjadi pemeran utama mereka.

Sokola Rimba merupakan film yang diangkat dari sebuah buku karangan Butet Manurung dengan judul sama. Film ini bercerita tentang Butet muda yang baru saja lulus kuliah. Ia tidak melamar ke kantor-kantor besar, melainkan menelusuri hutan belantara Jambi untuk mencari Suku Anak Dalam. Butet kemudian membangun sekolah di sana dan menetap selama 14 tahun untuk mengajar.

Ditemui saat jumpa pers di Epiwalk, Kuningan, Mira Lesmana mengatakan proses produksi Sokola Rimba menggunakan Hutan Bukit 12 di Jambi. Film ini sendiri memakan waktu pengerjaan selama tiga minggu di dalam hutan tersebut.

“Kami tiga kali bolak-balik ke sana. Tapi yang pertama saya tidak ikut. Biar Riri saja dulu, memantau di sana banyak pacet tidak. Abis, saya takut dengan binatang itu,” ungkap Miles, panggilan akrab Mira Lesmana.

Dia mengaku perlu beradaptasi dulu saat hendak menetap di Hutan Bukit 12. Menurutnya, kehidupan di sana jauh berbeda dengan yang biasa ia hadapi di kota besar seperti Jakarta. “Di sana jauh lebih tenang tanpa koneksi internet,” ungkap wanita yang juga memproduseri film Laskar Pelangi tersebut. “Tapi ketika harus pergi dari sana seperti sekarang, justru inginnya tetap ada di sana. Kangen,” ujarnya lagi.

Alasan Miles mengangkat cerita Sokola Rimba menjadi sebuah film berkat kekagumannya kepada Butet Manurung, yang setia mendedikasikan waktunya untuk mengajar dan hidup bersama anak-anak rimba.

“Saya ingin agar orang-orang lihat kisah ini,” kata Miles. «

SHARE